Gadis yang tak disebut namanya itu mengaku dirayu Randall sehingga ia menyerahkan nomor telepon dan alamat rumah. Jika ibunya tak waspada dan membaca
SMS tersangka, bisa jadi sang gadis sudah jadi korban perkosaan. Ini membuktikan pentingnya pengawasan orang tua kala anaknya melakukan aktivitas online.
Dilansir Metro dan dikutip detikINET, Senin (14/9/2009), ikhwal pertemuan sang gadis dengan Randall bermula di internet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
namun semua sepertinya baik-baik saja sehingga aku tak cemas," paparnya.
Namun kemudian, komunikasi mereka mengarah pada tema seksual. Bahkan tersangka meminta foto bugil sang gadis meski kemudian ditolak. Via ponsel, tersangka juga berusaha melakukan pertemuan.
Untungnya sang ibu yang waspada berhasil mengungkap ketidakberesan itu. "Ketika aku membaca SMS-nya, aku sangat kaget. Anakku mungkin akan diperkosa 24 jam
kemudian," tutur sang ibu.
Randall sendiri sudah ditangkap dan sedang menjalani proses pengadilan. "Jika bukan karena sang ibu, aktivitas tersangka mungkin takkan pernah terungkap," tukas jaksa penuntut, Joanna Morrissey.
(fyk/ash)