Salah satu perusahaan yang menerapkan kebijakan seperti itu adalah Hewlett-Packard (HP) Indonesia. Letak markas HP sendiri berada di Menara Danamon, yang notabene sangat dekat jaraknya dengan lokasi bom yang meneror Hotel Ritz Carlton dan JW Marriot.
Adrian Lesmono selaku Market Development Manager HP Indonesia mengatakan, akibat ledakan tersebut para karyawan HP banyak yang tidak bisa masuk ke kawasan kantor. Sebab, akses ke kawasan tersebut sudah ditutup petugas berwajib.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil, mendengar imbauan tersebut, sejumlah karyawan yang kadung datang dan tertahan di jalan langsung balik kanan untuk kembali merapat di rumah. Namun tetap, dituntut untuk tetap melanjutkan pekerjaan dari jarak jauh.
Sementara itu, lanjut Adrian, bagi para karyawan HP Indonesia yang sudah terlanjur terjebak di dalam kantor atau kawasan sekitar ledakan sejauh ini dilaporkan tidak ada yang menjadi korban. "Hanya saja beberapa pertemuan yang sudah dijanjikan terpaksa harus dijadwalkan kembali," pungkasnya.. (eno/ash)