Menurut Gatot S. Dewa Broto, Kabag Pusat Informasi dan Humas Depkominfo, hal itu lantaran temperatur suhu politik di hari-hari pencontrengan ini sudah panas-panasnya. "Jadi kalau ada masalah pasti mereka akan jadi sorotan, tak hanya oleh publik tapi juga partai politik," tukasnya, mengingatkan.
Hal itu wajar saja, sebab layanan telekomunikasi seakan menjadi gardu terdepan dalam menyampaikan hasil perhitungan suara di setiap TPS yang dihadiri oleh para simpatisan atau para tim sukses masing-masing calon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, lanjut Gatot, pemerintah berharap operator diminta untuk melakukan clean network dan membentuk posko jaringan telekomunikasi. "Jaringan betul-betul dijaga, kalau tidak keperluan yang mendesak jangan dulu dilakukan," tukasnya.
Misalnya, untuk melakukan uji coba, sebaiknya jangan dulu dilakukan. Sebab, dikhawatirkan dapat mempengaruhi layanan mereka secara keseluruhan. "Tapi bukan berarti gak boleh, cuma kami himbau saja, untuk H-3 dan H+7 di masa pilpres ini," lanjut Gatot kepada detikINET, Selasa (7/7/2009). (ash/faw)