Namun seiring perkembangan teknologi dan internet, kesulitan semacam itu sudah bisa diatasi. Lewat situs online, pintu terbuka selebar-lebarnya bagi mereka yang ingin mencari pasangan di tengah medan perang.
Salah satu satu situs yang jadi incaran para tentara adalah eHarmony, sebuah layanan kencan online yang beroperasi di Amerika, Australia, Kanada, dan Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan presentase jumlah pemakai ini mungkin saja dipicu oleh sejumlah pasangan yang sukses membangun rumah tangga dengan bantuan situs kencan semacam eHarmony atau Match.com.
Seperti pasangan suami istri Jonathan Stoddard (26) yang bertemu Lisa Wagner secara online saat ia bertugas di provinsi Anbar, Irak.
"Sangat menakjubkan bagi saya saat berpikir bahwa saya harus pergi ke Irak dan ternyata bertemu dengan orang yang akan saya boyong ke Amerika Serikat", ujar Stoddard.
Kemungkinan angka kunjungan ke situs kencan akan terus meningkat. Hal ini tidak terlepas dari kebebasan yang diberikan kepada para tentara di medan perang untuk menikmati internet dan melakukan komunikasi selayaknya di rumah.
Kesempatan ini tentu saja tidak disia-siakan, para tentara pun segera menyerbu situs kencan online untuk berburu pasangan. (sha/faw)