Selanjutnya, Big Bang akan bertarung dengan para pemenang dari seratusan negara lainnya di Mesir untuk mencari yang terbaik pada Juni mendatang.
Di babak final yang berlangsung di Hotel Shangrila Jakarta, Senin (11/5/2009), tim yang beranggotakan David Samuel, Dody Dharma, Dominikus Damas dan Samuel Simon ini mampu mengalahkan dua finalis lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Big Bang sendiri keluar sebagai juara dengan proyeknya yang diberi nama MOSES (Malaria Observation System & Endemic Surveliance).
Sesuai dengan namanya proyek ini tentunya terkait dengan penyakit malaria yang sempat menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Indonesia, terutama di daerah pedesaan.
Dikatakan Dominikus, salah satu anggota Big Bang, hal inilah yang melatarbelakangi pembuatan MOSES. Yaitu mempercepat pendeteksian penyakit malaria, terutama bagi warga pedesaan sebelum penyakit tersebut mengganas.
"Malaria sebenarnya itu penyakit yang simple, namun pendeteksiannya saja yang terkadang butuh waktu lama. Karena setelah darah dicek, pasien harus menunggu hingga beberapa hari untuk mengetahui hasil pengecekan," ujarnya ketika berbincang dengan detikINET.
Dijelaskan Dominikus, MOSES mampu berfungsi layaknya mikroskop dengan mengecek darah yang tengah diperiksa. Namun pelaksanaannya dibuat lebih praktis karena menggunakan kamera ponsel, makanya disebut PDA Scop.
Hasil pemeriksaan darah via PDA Scop ini kemudian dikirimkan ke server MOSES untuk dideteksi kadar plasmodiumnya. Sebab, dengan indikator inilah si pasien bisa divonis menderita malaria atau tidak.
"Namun MOSES bukan bermaksud untuk menggantikan dokter hanya untuk membantu pemeriksaan saja," tandasnya.
Β
Tahun ini Imagine Cup mengusung tema 'Solving the World;s Toughest Problems' yang erat kaitannya dengan United Nation;s Eight Millennium Development Goals.
Adapun tujuan tersebut menggaris bawahi tantangan terberat yang dihadapi dunia saat ini seperti memerangi kelaparan, kemiskinan, AIDS, meningkatkan pendidikan, kesehatan ibu hamil dan keberlanjutan lingkungan hidup.
(ash/faw)