Departemen Pendidikan Irlandia melaporkan, dari hasil penelitian yang melibatkan 3.700 pelajar berusia 15-16 tahun, para pelajar biasanya menulis SMS dengan menggunakan ejaan fonetik dan hanya menggunakan sedikit tanda baca atau bahkan tidak sama sekali.
Para siswa juga terbiasa dengan tulisan yang disingkat-singkat, dan menulis secara cepat tanpa berpikir panjang. Dikhawatirkan, perilaku ini akan menjadi kebiasaan siswa saat menjawab soal-soal di kelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fenomena ini bukan hanya terjadi di Irlandia, tapi juga di hampir seluruh belahan dunia.
(faw/fyk)