Dikutip detikINET dari Cellular-news, Selasa (11/11/2008), Neena Chakravorty, demikian nama pengacara tersebut, menyebutkan bahwa RBT "Bheegi bheegi raton mein" dikirimkan ke ponselnya Desember lalu. Menurutnya, RBT tersebut telah mencoreng reputasinya.
Menurut cerita Chakravorty, RBT tersebut aktif saat dia sedang menangani perkara perceraian. Dia merasa dipermalukan setiap kali kliennya menghubunginya. Lalu dia meminta Vodafone menonaktifkan RBT tersebut dari ponselnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Chakravorty tak terima dan malah menyeret sang operator ke meja hijau. Akhirnya pengadilan pun memutuskan bahwa Vodafone bersalah dan harus membayar denda sebesar US$416.
(faw/ash)