Demikian dikemukakan oleh John Walters, direktur di lembaga narkoba Office of National Drug Control Policy, Amerika Serikat (AS). John pun menyarankan agar orang tua memperketat pengawasan pada anak mereka saat sedang online.
Dalam studi yang dilakukan lembaga tersebut bersama biro penelitian Nielsen Online, 5 persen remaja AS melihat setidaknya satu video narkoba pada bulan Juni 2008. Lebih dari sepertiga remaja tersebut masih berusia di bawah 16 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Walters, video narkoba yang di antaranya bertebaran pada situs jejaring sosial sampai situs berbagi video itu memang punya bermacam konten. Misalnya saja praktek mengkonsumsi narkoba jenis kokain atau mariyuana.
Β
(fyk/rou)