Lalu bagaimana dengan lawannya, John McCain? Bukan bermaksud untuk memandang sebelah mata McCain, namun untuk urusan teknologi harus diakui McCain memang masih kalah jauh dari Obama.
Alhasil, kondisi ini menjalar ke pemanfaatan teknologi bagi keduanya dalam berkampanye. Banyak pihak yang terang-terangan mengatakan bahwa Obama unggul telak atas McCain dalam popularitas di dunia maya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, lanjut Malbin, lewat situs pribadinya yang beralamat di mybarackobama.com, ia juga berhasil menggalang sekutu pendukungnya. "Tak seorang pun kandidat presiden sepeti dia yang mengintegrasikan gambaran tentang dirinya. Ia benar-benar menggunakan cara baru dalam melakukan kampanye," puji Malbin.
Sementara di situs jejaring sosial pesona Obama juga tak terbendung. Ia mempunyai lebih dari 1,9 juta pendukung di Facebook sedangkan McCain hanya punya 550 ribu pendukung.
Kedua capres ini juga memajang video kampanye mereka di YouTube. Namun lagi-lagi, video Obama lebih banyak ditonton ketimbang pesaingnya yang berasal dari kubu Republik itu. Video McCAin baru ditonton sebanyak 1,6 juta kali, tetapi video Obama sudah ditonton 10 kali lipat lebih banyak dengan 16,6 juta kali. Dominasi Obama ini juga berlanjut di MySpace, layanan micro blogging Twitter hingga Flickr.
Julie Germany, direktur dari Institute for Politics, Democracy & the Internet George Washington University mengatakan, kampanye yang dilakukan Obama telah dilakukan secara efektif dengan mengadopsi kemampuan teknologi internet.
"Mereka (tim kampanye Obama-red.) telah menggunakan internet untuk mengumpulkan informasi tentang banyak orang, alamat e-mail, kode pos, siapa saja teman Anda hingga apa saja yang Anda sukai," ujarnya seperti dikutip detikINET dari AFP, Selasa (7/10/2008).
Punya cerita menarik seputar TI? Sampaikan saja di detikINET Forum.
(ash/fyk)