Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
SMS Boikot Susu China Serbu Malaysia

SMS Boikot Susu China Serbu Malaysia


- detikInet

Jakarta - Seruan untuk memboikot produk China, khususnya yang mengandung susu dan coklat, beredar luas di Malaysia via SMS. Dalam SMS yang diedarkan tersebut disebutkan bahwa masyarakat sebaiknya jangan membeli produk-produk China yang mengandung coklat, susu dan es krim.

New Strait Times yang dikutip detikINET, Kamis (25/9/2008) melansir, beberapa produk yang termasuk dalam daftar boikot diantaranya M&M's, Snickers, Dove, Oreo Wafer Sticks, Dutch Lady, es krim Wall's Natural Mango, Mini Propper, Magnum dan Mini Cornetos.

Serbuan SMS boikot ini berlangsung beberapa hari. Meski demikian, hal itu sepertinya tak mempengaruhi pilihan masyarakat ketika berbelanja. Sebab, di beberapa pusat perbelanjaan masih banyak saja konsumen yang membeli produk-produk tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya rasa konsumen sekarang lebih pintar karena lebih mengetahui informasi dan akan mengecek terlebih dulu sebelum mempercayai rumor yang beredar. Sampai sekarang kami belum menemui konsumen yang mempunyai keluhan mengenai produk-produk tersebut," ujar seorang juru bicara sebuah hypermarket yang tak mau disebutkan namanya.

Ia menambahkan, sebagian besar produk yang mengandung susu di Malaysia tidak menggunakan susu dari China, tetapi memakai susu lokal yang segar atau berasal dari Selandia Baru, Australia, Eropa atau Amerika Serikat.

Menurut Public Relation & CSR Director Carrefour di Malaysia Raz Adiba Radzi, beredarnya SMS boikot ini tak terlalu mempengaruhi angka penjualan produk susu di hypermarket.

"Namun kami tetap melakukan pengawasan yang ketat terhadap produk susu ataupun produk yang mengandung susu di tempat kami. Caranya dengan bekerja sama dengan pihak terkait dan kementerian kesehatan," tandasnya.


Punya cerita menarik seputar dunia teknologi informasi? Sampaikan saja di detikINET Forum.


(ash/fyk)






Hide Ads