Piranti ini membaca aktivitas elektrik otak kemudian mengirimkan sinyal-sinyal tersebut ke komputer. Walhasil video game pun dapat dikendalikan langsung oleh otak. Penggunaan headset untuk membaca aktivitas otak bukanlah hal baru, tapi ini merupakan kali pertama
piranti ini dimanfaatkan untuk bermain game.
Teknologi yang bernama Epoc ini diperkenalkan oleh perusahaan Emotiv. Epoc dapat digunakan untuk memberi ekpresi wajah bagi avatar game, misalnya tersenyum, mengedipkan mata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Headset ini dapat mendeteksi sekitar 30 ekpresi, emosi dan tindakan. Misalnya, gembira, merenung, tegang dan frustasi, ekspresi wajah seperti senyuman, tertawa, mengedipkan mata, kaget (alis terangkat), marah (alis berkerut), dan tindakan kognitif seperti mendorong, menarik, mengangkat, dan sebagainya.
Seperti dilansir BBC dan dikutip detikINET, Kamis (21/2/2008), headset ini dibanderol seharga USD 299 atau sekitar Rp 2,8 juta, dilengkapi dengan giroskop (sejenis alat navigasi) untuk mendeteksi gerakan dan nirkabel untuk berkomunikasi dengan USB yang dihubungkan ke komputer. Dalam mengembangkan teknologi ini, Emotiv tidak bekerja sendirian, tapi bekerja sama dengan IBM. (dwn/dwn)