Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
HD DVD Menanti Ajal?

HD DVD Menanti Ajal?


- detikInet

Tokyo - Pertarungan format DVD masa depan tampaknya sudah memunculkan pemenang. HD DVD diprediksi akan segera menemui ajalnya, dikalahkan Blu-ray. Penilaian ini muncul setelah Wal-Mart, retail dagang terbesar Amerika Serikat memutuskan untuk menghentikan penjualan HD DVD dan hanya menawarkan Blu-ray.

Toshiba selaku pengembang utama HD DVD dikabarkan siap menyerah pada Sony, pembesut Blu-ray. Sebuah sumber menyatakan, Toshiba sedang mempertimbangkan untuk menghentikan pengembangan HD DVD. Hal ini karena dengan dominasi Blu-ray, Toshiba akan menderita kerugian besar jika tetap kukuh mensupport HD DVD.

Sinyal kematian HD DVD sudah tampak ketika beberapa waktu lalu, studio film besar Hollywood, Warner Bros, beralih ke Blu-ray untuk menjual filmnya. Usaha Toshiba untuk menyelamatkan HD DVD, misalnya dengan menurunkan harga bahkan diprediksi tidak akan manjur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemotongan harga hanya akan berdampak kecil. Terbatasnya film dalam format HD DVD akan mengakibatkan bencana. Di akhir tahun 2008, Blu-ray akan tampil sebagai pemenang dan perang ini akan berakhir," demikian prediksi dari Hiroyuki Shimizu, analis di biro penelitian Gartner seperti dikutip detikINET dari Financial Times, Senin (18/2/2008).

Para pengamat menyatakan, Toshiba gagal menangani marketing HD DVD sehingga tak mampu menarik hati produsen film Hollywood. Adapun Sony sukses memakai jaringan industrinya yang kuat sehingga mampu menarik lima studio film besar Hollywood. Inilah salah satu kunci keunggulan Blu-ray atas HD DVD.

Namun, bukan berarti Blu-ray nantinya akan melenggang begitu saja sekalipun HD DVD sudah tak berdaya. Dengan download digital yang makin populer, bisa jadi konsumen nantinya juga tak meminati Blu-ray dan langsung mengunduh film via internet. Namun para pendukung Blu-ray mengatakan, era seperti itu masih sangat lama karena masalah infrastruktur. (fyk/fyk)







Hide Ads
LIVE