Toshiba selaku pengembang utama HD DVD dikabarkan siap menyerah pada Sony, pembesut Blu-ray. Sebuah sumber menyatakan, Toshiba sedang mempertimbangkan untuk menghentikan pengembangan HD DVD. Hal ini karena dengan dominasi Blu-ray, Toshiba akan menderita kerugian besar jika tetap kukuh mensupport HD DVD.
Sinyal kematian HD DVD sudah tampak ketika beberapa waktu lalu, studio film besar Hollywood, Warner Bros, beralih ke Blu-ray untuk menjual filmnya. Usaha Toshiba untuk menyelamatkan HD DVD, misalnya dengan menurunkan harga bahkan diprediksi tidak akan manjur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pengamat menyatakan, Toshiba gagal menangani marketing HD DVD sehingga tak mampu menarik hati produsen film Hollywood. Adapun Sony sukses memakai jaringan industrinya yang kuat sehingga mampu menarik lima studio film besar Hollywood. Inilah salah satu kunci keunggulan Blu-ray atas HD DVD.
Namun, bukan berarti Blu-ray nantinya akan melenggang begitu saja sekalipun HD DVD sudah tak berdaya. Dengan download digital yang makin populer, bisa jadi konsumen nantinya juga tak meminati Blu-ray dan langsung mengunduh film via internet. Namun para pendukung Blu-ray mengatakan, era seperti itu masih sangat lama karena masalah infrastruktur. (fyk/fyk)