Zyrex menempatkan laptop berbasis Classmate PC Intel ini khusus bagi para pemula, seperti para pelajar. Sehingga tak salah jika harga yang ditawarkan pun cukup 'enteng' untuk ukuran laptop.
Sayangnya, hal ini juga berbanding lurus dengan ukuran memori dan kapasitasnya. Laptop berlayar 7 inci hanya dilengkapi oleh 512 MB RAM dan 2 GB NandFlash Storage, untungnya koneksi Wi-Fi terdapat di laptop ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari sisi ukuran, Ubud juga memiliki layar 7 inci, namun memiliki memori 1 GB RAM dan hardisk 30 GB. Produk yang dipatok di kisaran harga RP 4 jutaan ini juga dilengkapi oleh koneksi Wi-Fi dan tambahan Webcam
Dalam keterangan tertulisnya, dikatakan bahwa bobot kedua Netbook di atas sangat ringan, yaitu tidak sampai 1 kg dan diklaim mempunyai ketahanan baterai mencapai 4 jam untuk pemakaian biasa.
Selain kedua produk diatas, Zyrex juga merilis sebuah Desktop PC khusus untuk para siswa siswi yang diberi nama NetTop Studia.
Dilengkapi dengan prosesor Intel Pentium Dual Core, 512 MB RAM, 80 GB HDD, DVD-Combo, speakers dan mouse optik, komputer ini dibanderol seharga Rp 2 jutaan.
Dengan komputer 'murah' ini, Zyrex sangat berharap bahwa dalam waktu dekat setiap keluarga di Indonesia minimal mempunyai 1 komputer di rumah. "Zyrex terus berjuang dan berkeinginan suatu hari Zyrex Anoa dan Ubud akan dipasarkan dengan harga Rp 2 jutaan dan Rp 3 jutaan," tukas Timothy Siddik, CEO Zyrex.
Keterangan foto (ki-ka): Country Manager Intel Indonesia Budi Wahyu Jati dan CEO Zyrex Timothy Siddik ketika meluncurkan Anoa, Studia dan Ubud. (ash/ash)