Hal itulah yang terus digalakkan Hewlett-Packard (HP) sebagai salah satu pemain besar di industri mesin printer. Herbert Koeck, Vice President Lasert Jet Business Imaging & Printing Group HP Asia Pasific & Japan mengatakan, mereka ingin mengubah kebiasaan pengguna untuk mengadopsi print 2.0 sebagai 'next generation digital printing platform'.
"Internet sudah menjadi sebuah sumber data yang terus disambangi para pencari informasi. Jika Anda ingin mencari sesuatu, pasti Anda coba untuk mencarinya di internet," ujar Koeck, saat acara HP Smart Office 2008, yang berlangsung di Hotel JW. Marriot Jakarta, Rabu (23/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Print 2.0 sekaligus menjadi strategi HP guna mengakselerasi kemampuan perusahaan dalam meraih porsi yang signifikan dari 52 triliun halaman yang diperkirakan bakal tercetak di tahun 2010 yang nilainya diperkirakan lebih dari US$ 296 juta ($1 = Rp 9395, sumber: detikcom).
Dari sisi penguasaan pasar di Indonesia, menurut data IDC di kuartal ketiga 2007, HP menguasai 73% pangsa pasar printer mono laser, 66% color laser, 31% laser multifungsi (ukuran A4), 55% printer tinta multifungsi serta 24% pasar laser multifungsi. Nah dengan Print 2.0, HP kian berambisi untuk memperluas kepemimpinannya dengan melayani kebutuhan UKM tanah air yang semakin berkembang. (ash/ash)