Untuk memuluskan rencananya, Motorola menggandeng perusahaan asal Kanada, Angstrom Power. Vnunet yang dikutip detikINET, Rabu (16/1/2008) melansir, Motorola telah menginstal teknologi sel bahan bakar hidrogen tersebut pada ponsel MOTOSLVR L7, tanpa mengubah ukuran dan bentuk handset tersebut.
Angstrom mengklaim teknologi tersebut bisa bertahan 2 kali lebih lama dibanding baterai lithium biasa dan bisa di-recharge hanya dalam waktu 10 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seiring meningkatnya permintaan konsumen untuk smartphone dan perangkat bergerak multimedia, makin besar pula kebutuhan untuk solusi power yang memungkinkan seseorang memakai gadget yang selalu 'on'," kata Jerry Hallmark, Manager Energy System Technologies di Unit Bisnis Perangkat Mobile Motorola.Β (dwn/dwn)