×
Ad

Laporan dari Singapura

G-Shock 2500 Dirilis, Jam Tangan Analog Klasik yang Unisex

Rahmi Anjani - detikInet
Sabtu, 07 Nov 2026 20:45 WIB
Foto: Wolipop/Rahmi Anjani
Singapura -

Meski jam tangan kini ditawarkan dengan berbagai kecanggihan, pilihannya yang klasik masih jadi pilihan. Jam tangan analog tanpa fitur yang rumit sering kali dipilih karena kesannya elegan. G-Shock menawarkan kepraktisan tersebut dalam model terbarunya yang klasik sehingga bisa dipakai dalam jangka lama baik secara desain maupun fungsi.

G-Shock memperkenalkan model terbarunya 2500. Untuk pertama kali, brand asal Jepang tersebut merilis jam tangan full analog. Bukan sekadar menunjukan waktu, produk terbaru ini mengutamakan kepraktisan selagi menghidupkan kembali budaya membaca jam.

Dalam acara konferensi pers peluncuran G-Shock 2500 di Carlton Hotel, Singapura pada Sabtu, (7/11/2026) dipaparkan bahwa tim mengembangkan sendiri model terbaru ini dengan inspirasi dari model vintage DW-5000C yang rilis 1983.

Dengan desain yang familiar, produk tersebut berusaha membawa keunggulan G-Shock sekaligus sentuhan baru yang membuatnya modern tapi tetap timeless, menyesuaikan generasi baru.

"Dengan semakin cepatnya gaya hidup, terkadang kita tidak bisa lagi menikmati waktu. Jadi kami membawa jam tangan ini untuk membawa esensi membaca jam dan mengembalikan hal dasar. Jam tangan ini menunjukan betapa cepatnya waktu berjalan.

"Hal itu relevan dengan kondisi saat ini di mana teknologi sangat terintegrasi. Pelanggan kami mengingat sesuatu yang timeless yang mengombinasi teknologi dari Casio dengan apresiasi lebih dalam dari kehidupan," kata Kevin Tan selaku CSEA Timepiece Marketing Manager.

G-Shock 2500 Foto: Wolipop/Rahmi Anjani

Kecanggihan G-Shock yang dikenal tahan banting dan tahan guncangan tentu masih diunggulkan dalam varian ini.

Yang berbeda selain menghilangkan layar digital, varian 2500 berikut memperkenalkan dial jarum detik kecil dan jendela tanggal yang minimalis tapi informatif.

Tapi dial tersebut juga bisa diatur menjadi hemat daya. Dengan fitur penghentian jarum detik kecil memungkinkan pengguna menghentikan pergerakannya sehingga dapat mengurangi konsumsi energi dan memperpanjang usia baterai. Sementara dari segi desain, jam tangan ini memiliki permainan dimensi antara cahaya dan bayangan yang cantik.

Sedangkan eksteriornya yang berkesan 'Toughness, Refined' merupakan gabungan inspirasi bentuk kumbang dan helm ksatria samurai. "Perpaduan dari semua kontras itu melengkapi versi analog ini dengan harapan pelanggan bisa mengapresiasi jam tangan dan akan dipakai dalam waktu yang lama," jelas Yousuke Nagayama selaku Global Timepiece Head of Design.

Koleksi 2500 akan tersedia dalam tiga varian yakni GAC-2500 berbahan resin penuh yang mengutamakan fungsi dan fleksibilitas untuk sehari-hari. Sedangkan GMC-2500 dengan aksen logam yang menawarkan tampilan lebih premium. Adapun GMC-2500D dengan bracelet logam yang elegan.

Selagi ketiganya menawarkan variasi untuk disesuaikan dengan selera dan kebutuhan, G-Shock sendiri mengaku fokus untuk menciptakan produk dengan yang bisa dipakai untuk keseharian.

"Kami berharap produk ini bisa jadi quiet luxury yang bisa diterima di semua kalangan dan dipakai di berbagai waktu. G-Shock telah menjadi ikon dari 'toughness' melalui seri ini kami berharap bisa menjadi standar baru yang unisex dan bisa dipakai dengan baju biasa," ujar Yosuke.



Simak Video "Video Top 5: Sertifikasi Halal Mundur-Sorotan Komnas PA untuk Ruben-Sarwendah"

(asj/asj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork