Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
iPhone Duo Penting Banget Buat Apple, Ini Alasannya

iPhone Duo Penting Banget Buat Apple, Ini Alasannya


Fino Yurio Kristo - detikInet

Kelvin Kurniawan, Tech Creator
iPhone Duo. Foto: Kelvin Kurniawan
Jakarta -

iPhone Duo, iPhone termahal Apple yang pernah ada, mulai dapat dipesan di berbagai negara. Perusahaan mengklaim permintaannya sangat luar biasa. "Kami bekerja keras memberikan produk baru revolusioner ini ke tangan pelanggan secepat mungkin, dan kami akan terus menerima pesanan secara online," kata Apple.

Ponsel lipat perdana Apple ini dibanderol mulai USD 1.999 dan melampaui USD 3.000 untuk varian 2TB. Ini merupakan perubahan terbesar pada desain iPhone beberapa tahun terakhir.

Ponsel lipat diperkirakan hanya akan menyumbang sedikit di atas 2% dari total unit smartphone global tahun ini, tapi mewakili hampir 7% pendapatan industri, menurut IDC. Pada 2030, IDC memperkirakan kategori ini akan menyumbang 10% pendapatan smartphone meskipun hanya mewakili sekitar 3% total unit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesenjangan antara volume dan nilai itulah yang jadi peluang Apple. Nabilla Popal, direktur di IDC, menyebut teknologinya sendiri belum tentu merupakan terobosan. HP lipat Android sudah ada bertahun-tahun. Hal yang baru adalah Apple membawa desain tersebut ke konsumen yang telah berinvestasi dalam ekosistem iPhone.

Anshel Sag, analis di Moor Insights, mengatakan banyak pihak memperkirakan iPhone lipat dibanderol USD 2.400 hingga USD 2.500. Langkah Apple mematoknya USD 1.999, menunjukkan mereka ingin pangsa pasar yang besar.

ADVERTISEMENT

Sag memperkirakan Duo akan menjadi simbol status. Daya tarik status tersebut dapat diperkuat oleh kelangkaan. Direktur Counterpoint Research, Tarun Pathak, memperkirakan permintaan awal akan melebihi pasokan.

Apple memiliki basis pengguna sekitar 1,4 miliar iPhone, yang berarti persentase kecil dari pengguna awal saja sudah dapat menguras ketersediaan sekitar 6 juta atau kurang unit yang diperkirakan Counterpoint akan tersedia dalam waktu dekat. "Eksklusivitas adalah bagian dari daya tariknya saat ini," kata Popal.

Volume Rendah, Nilai Tinggi

IDC memperkirakan Apple mengirim sekitar 7 juta unit Duo tahun ini, sekitar 3% total pengiriman Apple tahun 2026. Popal, analis IDC, memproyeksi pengiriman Duo dapat tumbuh 70% lagi tahun depan, dengan sekitar 40% pangsa pasar HP lipat global.

JPMorgan memperkirakan Duo akan berdampak sangat besar pada pendapatan iPhone karena harga jual rata-ratanya jauh lebih tinggi, meskipun pengiriman iPhone secara keseluruhan diperkirakan tetap stagnan tahun depan.

Analis D.A. Davidson, Gil Luria, mengatakan Apple membutuhkan kesuksesan Duo. "Tanpa lonjakan dari Duo, mereka mungkin akan mengalami pertumbuhan pendapatan yang tergolong biasa-biasa saja," kata Luria kepada CNBC yang dikutip detikINET.

Duo meningkatkan harga jual rata-rata perusahaan dengan memikat pelanggan setia Apple yang mungkin sebelumnya ingin Pro Max dan dapat menarik beberapa konsumen yang sebelumnya membeli ponsel lipat Android.

Luria mengatakan beberapa konsumen akan mengunjungi toko Apple untuk melihat Duo, tapi mungkin akan keluar membawa iPhone atau iPhone Pro dengan harga setengahnya. Itu berarti Duo berpotensi membantu Apple bahkan ketika seseorang memutuskan tidak membelinya.

Langkah Apple menuju iPhone yang lebih mahal terjadi saat kondisi pasar smartphone makin sulit. Konsumen sudah menggunakan ponselnya untuk jangka waktu yang lebih lama, dan pertumbuhan smartphone global juga kian melambat.

Wayne Lam, analis di TechInsights, mengatakan mendorong iPhone lebih jauh ke pasar kelas atas memberi Apple cara lain untuk melindungi pendapatan.

"Mengingat iPhone sudah berusia hampir 20 tahun, sudah tidak ada arah lain lagi yang bisa dituju jika melihat posisi pasar Apple. Beralih ke pasar kelas atas memungkinkan Apple mempertahankan pendapatan iPhone yang sangat krusial," sebutnya.



(fyk/fyk)




Hide Ads