Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bos Nothing Sebut iPhone Duo Kemahalan: Hanya Buang-buang Uang

Bos Nothing Sebut iPhone Duo Kemahalan: Hanya Buang-buang Uang


Virgina Maulita Putri - detikInet

iPhone Duo
iPhone Duo (Foto: Apple)
Jakarta -

Apple akhirnya memperkenalkan iPhone Duo sebagai ponsel layar lipat pertamanya bulan lalu. Meskipun ponsel ini belum tersedia, CEO Nothing Carl Pei punya banyak kritik terhadap iPhone Duo.

Dalam video yang diunggah di Instagram dan YouTube, Pei menyebut iPhone Duo yang dibanderol dengan harga USD 2.000 (Rp 35,7 jutaan) sebagai pemborosan uang.

Postingannya di Instagram juga disertai caption yang mengatakan USD 2.000 adalah harga yang sangat mahal hanya untuk ponsel dengan layar yang lebih besar dan animasi yang mewah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harganya USD 2.000 dan lebih mahal daripada iPhone Pro dengan fitur yang lebih sedikit," ujar Pei dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, seperti dikutip detikINET, Rabu (14/10/2026).

ADVERTISEMENT

[Gambas:Instagram]

Pei menjelaskan beberapa kekurangan iPhone Duo seperti tidak adanya kamera telephoto, kamera selfie internal yang kualitasnya lebih buruk daripada kamera iPhone 18 Pro, dan tidak adanya Face ID.

Minimnya fitur seperti Face ID dan kamera telephoto di iPhone Duo sepertinya disebabkan oleh ruangan yang terbatas. Bodi iPhone Duo memiliki ketebalan hanya 5,2mm ketika dibuka, sehingga agak sulit jika harus memuat sensor untuk Face ID dan kamera telephoto.

Apple sepertinya menyadari bahwa Face ID dan kamera telephoto adalah dua fitur utama yang akan dirindukan pengguna iPhone Duo. Oleh karena itu, Apple kabarnya sedang berupaya menghadirkan dua fitur ini di iPhone Duo masa depan.

Menurut tipster Mark Gurman, Apple sudah memprioritaskan kedua fitur tersebut untuk iPhone Duo generasi berikutnya. Fitur tersebut kemungkinan baru akan hadir di iPhone Duo generasi ketiga.

Pei juga menyinggung bahwa sebagian besar pujian untuk iPhone Duo yang ia lihat di media sosial fokus pada animasi ketika membuka perangkatnya. Menurutnya itu hanya sebuah animasi, dan tidak lama setelah iPhone Duo dipamerkan sudah ada yang membuat versi Android animasi ini untuk Galaxy Z Fold 8.

Ini bukan pertama kalinya Pei mengkritik ponsel layar lipat. Pada tahun 2023, ia berargumen bahwa ponsel layar lipat adalah kategori produk yang dipaksakan oleh vendor kepada konsumen.



(vmp/fay)




Hide Ads