Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tak Perlu Bayar Mahal di Awal, Modena Tawarkan Subscription Mulai Rp175 Ribu

Tak Perlu Bayar Mahal di Awal, Modena Tawarkan Subscription Mulai Rp175 Ribu


Agus Tri Haryanto - detikInet

Modena melakukan rebranding program langganan mereka dari Seamless Go Subscription
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta -

Tren layanan berlangganan yang selama ini identik dengan hiburan digital, aplikasi, hingga layanan berbasis teknologi mulai merambah kebutuhan rumah tangga. Modena melihat perubahan perilaku konsumen tersebut sebagai peluang untuk menawarkan akses terhadap produk elektronik rumah tangga melalui skema berlangganan.

Head of Modena Subscription Lusty Aprian Balenguru mengatakan layanan tersebut sebelumnya hadir dengan nama Seamless Go Subscription Service sejak Agustus 2025. Mulai September 2026, layanan itu direbranding menjadi Modena Subscription Service untuk memperjelas identitas layanan di mata konsumen.

"Ini layanan berlangganan dari Modena. Ini sebenarnya inovasi terbaru dari Modena untuk memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat Indonesia untuk mengakses produk kita," kata Lusty di Jakarta, Minggu (4/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Lusty menjelaskan bahwa rebranding tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Modena memperluas pemahaman akan program layanan mereka saat ini. Ada enam layanan berlangganan untuk enam kategori produk, yakni reverse osmosis (RO) atau water purifier, air conditioner (AC), water heater, produk cooking, cooling, dan mesin cuci yang menjadi lini terbaru.

Melalui skema tersebut, konsumen tidak perlu mengeluarkan biaya besar di awal untuk mendapatkan produk. Biaya berlangganan disesuaikan dengan produk dan paket yang dipilih, dengan pilihan masa kontrak mulai dua hingga tujuh tahun. Lusty mengatakan skema ini cocok untuk masyarakat yang ingin memilik produk rumah tangga.

Harga langganan termurah disebut mulai Rp175.000 per bulan untuk kategori tertentu, sementara sejumlah produk lainnya ditawarkan mulai sekitar Rp270.000 per bulan.

"Instead of mikirin biaya besar di awal, orang sudah bisa akses produk Modena dengan Rp270.000 per bulan," ucapnya.

Head of Modena Subscription Lusty Aprian BalenguruHead of Modena Subscription Lusty Aprian Balenguru Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET

Lusty menyebutkan bahwa Modena merupakan produsen rumah tangga dan elektronik pertama yang menghadirkan skema langganan di Indonesia. Ia menjelaskan langganan di alat rumah tangga ini sejalan dengan perubahan pola konsumsi masyarakat yang mulai bergeser dari orientasi kepemilikan menuju akses.

"Consumer behavior sudah berubah dari orang mau kepemilikan jadi mau akses. Kita beli AC bukan karena merek AC-nya, kita mau beli AC karena mau dingin. Artinya akses lebih penting daripada kepemilikan atau produknya itu sendiri," jelasnya.

Perubahan tersebut menjadi salah satu alasan Modena berani mengambil langkah lebih awal di pasar subscription untuk produk elektronik rumah tangga. Ia mengatakan konsep serupa telah berkembang di sejumlah negara, termasuk Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Modena kemudian melihat model tersebut berpotensi menjadi tren yang lebih besar di Indonesia.

"Kita melihat tren ini akan masif ke depannya, sehingga kita the first player untuk kategori multi kategori. Kita take the risk untuk memulainya di Indonesia," ungkapnya.

Lusty menegaskan konsep yang ditawarkan Modena bukan sekadar memindahkan pembayaran pembelian produk menjadi cicilan bulanan. Nilai yang ditekankan adalah kemudahan penggunaan sekaligus layanan purnajual yang terintegrasi.

Dalam paket subscription, biaya dapat mencakup pemasangan oleh teknisi Modena serta layanan perawatan dan penggantian suku cadang sesuai ketentuan produk. Untuk kategori RO, misalnya, layanan juga mencakup pembersihan dan penggantian filter secara berkala.

"Maintenance worry free, service part juga worry free," kata Lusty.

Target Pasar Modena Subscription

Terkati target pasar, Modena tidak hanya membidik konsumen rumah tangga secara umum. Layanan tersebut juga diarahkan kepada keluarga yang baru membangun rumah tangga, penghuni apartemen atau residensial, serta segmen business-to-business tertentu.

Bagi keluarga muda, skema berlangganan dinilai dapat menjadi alternatif ketika pembelian sejumlah perangkat rumah tangga sekaligus membutuhkan pengeluaran awal yang besar.

Meski demikian, Lusty menegaskan produk rumah tangga dalam skema subscription tersebut tidak ditujukan untuk kebutuhan komersial berat seperti laundry hotel atau rumah sakit. Segmen tersebut membutuhkan produk dengan spesifikasi komersial yang berbeda.

Dari respons pasar sejauh ini, kategori RO menjadi salah satu produk yang paling banyak diminati pelanggan Modena Subscription. AC menyusul karena konsumen cenderung membutuhkan perawatan secara berkala. Ia menilai karakter kebutuhan yang berulang membuat kedua kategori tersebut relatif mudah dikaitkan dengan model subscription.

"Air itu yang paling easy untuk nempel bahwa sehari-hari kita minum air. Jadi RO itu sekarang memang favorable. Setelah RO, itu air conditioner karena maintenance free," ucapnya.

Sementara itu, kategori washing machine menjadi salah satu lini yang mendapat perhatian bahkan sebelum resmi diperkenalkan dalam layanan Modena subscription. konsumen dapat memilih dua tipe mesin cuci front load, yaitu Front Load Washer 10kg EcoMotion Inverter WF 1040 VODG dan Front Load Washer 8kg EcoMotion Inverter WF 0840 VGWH.

Head of Modena Subscription Lusty Aprian BalenguruHead of Modena Subscription Lusty Aprian Balenguru Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET

Kedua tipe tersebut telah menggunakan mesin EcoMotion Inverter yang membantu menghemat konsumsi listrik, menghasilkan suara yang lebih halus, serta meminimalkan getaran saat digunakan untuk mencuci dalam jumlah banyak. Mesin cuci Modena juga punya teknologi MSense dan AutoDose+ yang secara otomatis menyesuaikan penggunaan air dan deterjen sesuai kebutuhan, sehingga membantu mencegah penggunaan yang berlebihan.

Untuk kebutuhan pencucian yang lebih spesifik, kedua mesin cuci memiliki 16 program mencuci, termasuk AllergyCare yang menggunakan air bersuhu hingga 85Β°C untuk membantu membasmi kuman dan bakteri penyebab alergi. Sementara itu, tipe WF 1040 VODG dilengkapi teknologi DryClean dengan Ozone untuk mode pencucian tanpa air.

Selain mendapatkan akses terhadap mesin cuci berkualitas, konsumen yang berlangganan juga mendapatkan garansi maintenance dan layanan service berkala untuk membantu menjaga performa produk selama masa penggunaan. Perawatan tersebut mencakup, product inspection setiap 6 bulan, detergent drawer cleaning setiap 6 bulan, rubber seal cleaning setiap 6 bulan, internal dan external cleaning setiap 6 bulan, filter cleaning setiap 12 bulan, dan debris filter maintenance setiap 36 bulan.

Biaya langganan Modena Subcription untuk mesin cuci WF 1040 VODG ini Rp420 ribu per bulan dengan durasi tiga tahun hingga Rp270 ribu per bulan dengan durasi tujuh tahun. Sedangkan, mesin cuci WF 0840 VGWH ini Rp540 ribu per bulan dengan durasi tiga tahun hingga Rp330 ribu per bulan dengan durasi tujuh tahun.

Saat ini layanan Modena Subscription telah tersedia di Jabodetabek dan Surabaya, serta mulai diperluas ke Bali pada kuartal IV 2026. Modena juga membuka peluang ekspansi ke kota lain seperti Bandung, Makassar, dan wilayah Kalimantan pada tahun berikutnya.

Untuk mendorong pertumbuhan, Modena mengandalkan edukasi pasar melalui jaringan Modena Experience Center dan Modena Home Center, selain menggelar berbagai kegiatan untuk memperkenalkan konsep subscription kepada calon pelanggan.

Lusty mengatakan tantangan utama layanan yang masih tergolong baru ini adalah membangun pemahaman konsumen. Oleh karena itu, Modena memilih melakukan edukasi secara berulang sekaligus memperluas kanal distribusi.

"Di mana ada pertumbuhan itu, kita create the crowd," pungkasnya.

(agt/agt)






Hide Ads