Samsung Galaxy Z Fold8 dilengkapi Engsel Armor FlexHinge yang diklaim tahan hingga 500.000 kali lipatan, menjadikannya salah satu mekanisme engsel foldable paling awet di kelasnya saat ini. Desainnya yang lebih tipis dan rapat juga membuat celah bezel dalam semakin sempit, sehingga tampilan lebih premium sekaligus minim risiko kerusakan akibat debu atau benturan.
Klaim ketahanan ini bukan tanpa dasar. Menurut halaman spesifikasi resmi Samsung, engsel tersebut dirancang khusus untuk menjawab keraguan publik soal daya tahan smartphone lipat, sebuah pertanyaan yang wajar mengingat tren foldable phone dari berbagai pabrikan terus meningkat, namun kekhawatiran soal umur pakai engsel masih menjadi pertimbangan utama calon pembeli.
Lantas, seberapa kuat sebenarnya engsel Galaxy Z Fold8 dibandingkan klaim di atas kertas tersebut? Berikut ulasan lengkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Engsel apa yang digunakan di Samsung Galaxy Z Fold8?
Engsel Armor FlexHinge pada Galaxy Z Fold8 menggunakan struktur multi-lapis logam yang disusun lebih rapat dibandingkan generasi sebelumnya, sehingga celah di antara dua bodi ponsel saat dilipat menjadi lebih sempit (near zero-gap). Struktur ini bekerja bersama lapisan Flex Titanium di bawah layar, yang berfungsi sebagai peredam guncangan setiap kali engsel dibuka atau ditutup.
Selain itu, di dalam mekanisme engsel terdapat komponen sikat internal berukuran mikro yang secara otomatis menyapu partikel debu setiap kali ponsel dilipat, mengurangi risiko partikel asing menumpuk di titik lipatan layar dalam jangka panjang.
Selain penguatan pada engsel dan struktur internal, Samsung juga memperkuat lapisan luar layar depan (cover screen) dengan material Corning Gorilla Glass Ceramic 3, yang dirancang lebih tahan gores dan tahan benturan dibandingkan kaca biasa. Kombinasi ini membuat Galaxy Z Fold8 lebih tangguh baik dari sisi mekanisme lipatan maupun permukaan layar yang sering bersentuhan langsung dengan aktivitas harian.
Seberapa kuat engsel Samsung Galaxy Z Fold8?
Soal kekuatan dari engsel tersebut tidak perlu diragukan. Sebab Galaxy Z Fold8 memiliki kemampuan hingga 500.000 kali lipat. Hal ini mampu membuat para pengguna tidak perlu khawatir smartphone tersebut mengalami gangguan karena sering dilipat.
Samsung Galaxy Z Fold8 Sudah Tahan Air dan Debu?
Soal ketahanan, produk tersebut tentu tidak perlu diragukan, meski dengan satu catatan penting. Ponsel ini mengantongi sertifikasi IP48, yang berarti terlindung dari benda padat berukuran β₯1 mm (seperti kerikil kecil atau serpihan logam) serta tahan air tawar hingga kedalaman 1,5 meter selama maksimal 30 menit.
Hal ini berarti, partikel sangat halus seperti pasir pantai atau debu kosmetik masih berpotensi menyusup ke sela-sela engsel jika tidak digunakan dengan hati-hati. Meski demikian, untuk aktivitas harian seperti terkena hujan, tumpahan minuman, atau debu jalanan biasa, ketahanan Galaxy Z Fold8 sudah lebih dari cukup.
Foto: Adi FR/detikcom |
Apakah Samsung Galaxy Z Fold8 Berat?
Meskipun dibalut dengan berbagai teknologi modern dan bisa dilipat, Samsung Galaxy Z Fold8 tergolong ringan. Secara angka Samsung Galaxy Z Fold8 memiliki bobot 201 gram. Bobot tersebut lebih ringan dibandingkan generasi Fold pertama yang diluncurkan Apple, yaitu iPhone Duo yang mencapai 254 gram.
Cara Merawat Engsel Smartphone Lipat
Supaya kualitas dari engsel tetap terjaga, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan. Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah cara merawat engsel.
1. Hindari Melipat Lawan Arah
Supaya smartphone lipat awet, usahakan untuk menghindari melipat dengan cara berlawanan arah. Pasalnya melipat secara berlawanan bisa membuat engsel mengalami kerusakan.
2. Gunakan Casing yang Tepat
Selain itu, pastikan untuk menggunakan casing yang tepat. Hal ini bertujuan untuk melindungi bagian sudut smartphone dari berbagai benturan. Selain itu, penggunaan casing yang tepat juga mampu menghindari tekanan berlebih kepada engsel.
3. Bersihkan dengan Benar
Jika smartphone lipat kotor, usahakan dalam proses pembersihan dilakukan secara baik dan benar. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir bagian-bagian tertentu mengalami kerusakan.
Selain itu, hindari penggunaan cairan seperti alkohol langsung ke bagian layar. Serta menyemprotkan cairan pembersih secara langsung ke smartphone. Usahakan menggunakan kain bersih terbebas dari pasir dan debu agar proses pembersihan bisa berlangsung maksimal.
Foto: Samsung |
Foto: Samsung |


