×
Ad

iPhone 18 Pro & Pro Max Diumumkan, Kamera Makin Canggih

Adi Fida Rahman - detikInet
Kamis, 10 Sep 2026 00:47 WIB
iPhone 18 Pro & Pro Max Diumumkan, Kamera Makin Canggih Foto: Apple
Jakarta -

Apple resmi memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dalam acara "Surprise and Shine" di Cupertino, Amerika Serikat, Kamis (10/9/2026).. Kamera utama 48 MP dengan variable aperture menjadi salah satu peningkatan terbesar yang dibawa kedua HP tersebut.

Selain kamera baru, iPhone 18 Pro Series ditenagai chip A20 Pro berteknologi 2nm, membawa Dynamic Island yang lebih kecil, sistem pendingin vapor chamber generasi baru, dan daya tahan baterai lebih panjang.

"Kami telah membuat kemajuan besar pada bagian-bagian yang paling penting, yaitu kecerdasan, performa, baterai, dan kamera," kata John Ternus, CEO Apple dalam presentasinya.



Secara tampilan, iPhone 18 Pro masih mengusung layar OLED 6,3 inch, sedangkan iPhone 18 Pro Max memakai panel OLED 6,9 inch. Keduanya mendukung refresh rate ProMotion 120Hz.

Apple menggunakan bodi aluminium berwarna dengan bagian belakang kaca yang dibuat senada. Pilihan warnanya meliputi Deep Black, Silver, Glacier, dan Burgundy.

Dynamic Island kini berukuran lebih kecil dan dapat menampilkan tiga Live Activities secara bersamaan. Perubahan ini memang tidak menghilangkan area hitam di layar, tetapi membuat ruang tersebut lebih berguna untuk memantau beberapa aktivitas sekaligus.

iPhone 18 Pro Foto: Apple

Kamera Variable Aperture

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dibekali kamera utama Fusion 48 MP dengan variable aperture. Ini menjadi pertama kalinya Apple membawa kontrol bukaan lensa ke iPhone.

"Dengan iPhone 18 Pro, kami memperkenalkan peningkatan kamera terbesar dalam beberapa tahun. Kamera utama Fusion 48 MP dengan variable aperture memberikan kontrol kreatif yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan," ujar Kaiann Drance VP iPhone Product Marketing Apple.

Variable aperture memungkinkan kamera mengatur jumlah cahaya yang masuk sekaligus menyesuaikan depth of field. Bukaan lensa dapat berubah secara otomatis berdasarkan pencahayaan atau diatur manual melalui aplikasi Camera.

Apple menyediakan empat pilihan aperture yang dapat dipilih pengguna. Sistem tersebut memakai enam bilah hasil pemotongan laser yang bergerak menggunakan mekanisme khusus.

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dibekali kamera utama Fusion 48 MP dengan variable aperture. Foto: Apple

Bagi pengguna awam, pengaturan otomatis menjadi bagian yang paling penting karena mereka tidak perlu memahami angka aperture. Sementara bagi fotografer dan kreator video, kontrol manual memberi ruang lebih besar untuk mengatur cahaya dan efek buram pada latar belakang.

Apple mengklaim kombinasi variable aperture dan sensor baru dapat meningkatkan kualitas foto minim cahaya. Kamera juga dapat menghasilkan detail latar belakang yang lebih tajam saat digunakan untuk mengambil foto grup.

Aplikasi Camera turut mendapatkan Pro Controls. Pengguna dapat mengatur aperture, shutter speed, white balance, dan melihat histogram untuk memeriksa tingkat exposure.

iPhone 18 Pro Foto: Apple

Apple memperbarui computational imaging pipeline untuk menghasilkan foto yang lebih tajam dan detail. Photographic Styles juga mendapat kontrol tekstur dan grain untuk mengubah karakter foto.

Untuk video, efek Cinematic dapat diterapkan setelah perekaman pada video hingga 60 fps. Mode Time-lapse kini mendukung resolusi 4K Dolby Vision HDR, sedangkan Audio Mix dapat mengisolasi musik serta meningkatkan kualitas suara.

Smart Focus Tracking menggunakan AI untuk mengunci dan mempertahankan fokus pada subjek bergerak. Fitur ini berpotensi berguna ketika merekam anak-anak, hewan, olahraga, atau objek lain yang sulit dipertahankan di satu titik fokus.

Apple memperkenalkan Reference Image untuk membantu membuktikan keaslian foto yang diambil menggunakan iPhone 18 Pro Series. Fitur ini ditujukan antara lain bagi jurnalis foto dan fotografer.

Saat mode Reference diaktifkan, sensor kamera utama menandatangani data pada setiap piksel yang direkam. Private Cloud Compute kemudian memproses data tersebut menjadi gambar referensi yang tidak dapat diubah.

iPhone 18 Pro membawa Apple Reference Image Foto: Apple

Gambar referensi dapat dilihat berdampingan dengan foto utama di aplikasi Photos, seperti negatif digital. Pengguna dapat membandingkan keduanya untuk mengetahui apakah foto telah mengalami penyuntingan.

Kehadiran Reference Image menjadi semakin relevan di tengah maraknya gambar buatan AI yang semakin sulit dibedakan dari foto asli. Fitur ini bisa membantu menunjukkan bahwa sebuah gambar memang berasal dari kamera iPhone dan memperlihatkan perubahan yang dilakukan setelah foto diambil.

Namun, fitur tersebut tidak otomatis membuktikan bahwa seluruh informasi di balik sebuah foto benar. Lokasi, waktu pengambilan, identitas objek, hingga konteks sebuah peristiwa tetap perlu diverifikasi, terutama ketika foto digunakan untuk kepentingan jurnalistik.

Apple juga akan mendukung standar SynthID melalui pembaruan perangkat lunak pada akhir 2026. Metadata dan SynthID digunakan untuk membantu mengidentifikasi gambar yang dibuat atau diedit menggunakan AI.

Chip A20 Pro Berteknologi 2nm

A20 Pro menjadi chip iPhone pertama yang menggunakan proses fabrikasi 2nm. Chip ini memiliki CPU enam core yang terdiri dari dua Super Core dan empat Efficiency Core.

Apple mengklaim dua Super Core tersebut lebih dari 20% lebih cepat. GPU tujuh core pada A20 Pro diklaim menawarkan peningkatan performa hingga 40%, termasuk untuk rendering grafis dan pemrosesan AI.

Neural Engine kini memiliki total 32 core dengan kemampuan komputasi dua kali lebih besar. Bandwidth memori CPU, GPU, dan Neural Engine juga ditingkatkan hingga 50%.

Chip tersebut menggunakan kemasan baru yang terinspirasi dari Apple M Series. Die silikon ditempatkan berdampingan dengan memori dan terhubung langsung ke vapor chamber.

Vapor chamber generasi baru memiliki luas permukaan tiga kali lebih besar dibandingkan sistem pada iPhone 17 Pro. Apple mengklaim kombinasi A20 Pro dan sistem pendingin tersebut membuat performa yang dapat dipertahankan dalam waktu lama meningkat hingga 40%.

Peningkatan ini penting karena ponsel tidak hanya dituntut bekerja cepat dalam waktu singkat. Saat digunakan bermain game, merekam video, mengedit konten, atau menjalankan AI dalam waktu lama, suhu perangkat biasanya meningkat dan performanya bisa diturunkan agar tidak terlalu panas.

Dengan sistem pendingin baru, Apple mengklaim iPhone 18 Pro dapat mempertahankan performa tinggi lebih lama sebelum kecepatannya perlu diturunkan. Jadi, manfaatnya bukan sekadar aplikasi terbuka lebih cepat, tetapi performa diharapkan tetap stabil saat ponsel bekerja berat dalam waktu lama.

Untuk konektivitas, Apple memasang chip N1 yang mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan Thread. Modem C2 membawa peningkatan berbasis AI untuk menjaga kualitas koneksi seluler.

Apple mengklaim C2 menawarkan kecepatan upload lebih tinggi dibandingkan C1X dengan konsumsi energi 15% lebih rendah. Modem tersebut juga mendukung mmWave di Amerika Serikat.

iPhone 18 Pro dibekali chip A20 Pro. Foto: Apple

A20 Pro menjadi basis untuk menjalankan Apple Intelligence dan Siri AI. Siri baru dapat memahami konteks pribadi dari email dan pesan, melihat konten di layar, serta menjalankan perintah di aplikasi pihak ketiga.

Apple mengatakan Siri AI telah terintegrasi dengan lebih dari 300.000 aplikasi. Siri dapat digunakan melalui suara, teks, maupun aplikasi khusus pada layar utama.

Bicara baterai Apple mengklaim iPhone 18 Pro mampu memutar video hingga 36 jam, sedangkan iPhone 18 Pro Max mencapai 45 jam pada model yang hanya memakai eSIM.

Dalam simulasi penggunaan campuran berdasarkan pola pemakaian pengguna, iPhone 18 Pro diklaim bertahan selama 24 jam per pengisian daya. iPhone 18 Pro Max dapat bertahan hingga 30 jam.

Pengisian daya iPhone 18 Pro dapat mencapai 50% dalam waktu sekitar 15 menit. Menurut Apple, mengisi baterai selama lima menit cukup untuk memutar video hingga enam jam.

Spesifikasi iPhone 18 Pro Foto: Apple

Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max

Harga iPhone 18 Pro di Amerika Serikat dimulai dari USD 1.199 atau sekitar Rp 19,7 juta. Sementara itu, iPhone 18 Pro Max dibanderol mulai USD 1.299 atau sekitar Rp 21,3 juta.

Apple menyediakan pilihan penyimpanan hingga 2TB. Pre-order iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dibuka pada 12 September 2026, sedangkan penjualan perdananya dimulai 18 September 2026.

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dipastikan akan dirilis di Indonesia. Hanya saja jadwalnya belum diungkap Apple. Semoga tidak terpaut jauh dari negara-negara tetangga.



Simak Video "Video Bocoran iPhone Fold dan 18 Pro yang Bakal Rilis September 2026!"

(afr/afr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork