Ketika iPhone 17 Pro diluncurkan, Apple menjagokan durabilitasnya yang semakin kuat. Saking tahan bantingnya, iPhone 17 Pro yang jatuh dari pesawat masih selamat dan utuh.
Heather Cline, seorang seniman dari Saskatchewan, Kanada, sering terbang bersama suaminya, David, menggunakan pesawat kecil milik mereka. Tujuannya adalah untuk mencari inspirasi bagi karya seninya yang sering menggambarkan lanskap Kanada dari udara.
Belum lama ini, saat sedang terbang di atas Regina, Saskatchewan, Heather memutuskan menggunakan iPhone 17 Pro miliknya untuk mengambil foto dan mengumpulkan inspirasi.
"Saya sudah memesan pegangan tambahan agar (ponsel) terasa seperti kamera tradisional, tetapi barangnya belum sampai," kata Heather dalam video yang diunggah di akun Instagram CBC, seperti dikutip dari Apple Insider, Selasa (4/8/2026).
Heather kemudian menggunakan casing bergaya lanyard yang dikalungkan di lehernya, tapi suaminya sempat meragukan idenya tersebut. Sayangnya, saat mencoba mengambil foto sambil membuka jendela pesawat, aliran udara yang lewat menyedot iPhone 17 Pro tersebut hingga lepas dari casing-nya dan jatuh dari ketinggian lebih dari 3.600 kaki.
Berpikir cepat, David langsung meminta Heather untuk mengecek lokasi ponselnya menggunakan Find My. Setelah mengetahui lokasi kasarnya, mereka mendaratkan pesawat dan langsung mencarinya.
Tidak lama kemudian, Heather bertemu kembali dengan iPhone 17 Pro miliknya. Ajaibnya, ponsel itu ditemukan dalam kondisi utuh tanpa kerusakan di ladang canola.
"Saya menemukannya dan kupikir ponsel itu akan terkubur di tanah, hancur. Saya melihat ke bawah, ponsel itu ada di sana, menghadap ke atas, di dekat beberapa helai tanaman canola. Dan ternyata masih utuh," jelasnya.
Bagaimana bisa iPhone yang jatuh dari ketinggian ekstrem bisa mendarat dengan utuh, tapi iPhone yang jatuh dari saku atau meja langsung muncul retak? Jawabannya sebenarnya cukup sederhana.
iPhone yang jatuh dari ketinggian ekstrem memang jatuh dengan kecepatan lebih tinggi, tapi perangkat ini juga memiliki waktu lebih lama untuk berputar ke posisi horizontal yang sejajar dengan permukaan.
Jika iPhone jatuh dalam posisi telentang, seperti yang terjadi di kasus ini, dampak benturan akan tersebar secara merata di seluruh bingkai ponsel, sehingga mengurangi risiko kerusakan parah.
Ponsel yang jatuh dari saku atau meja tidak memiliki cukup waktu untuk berputar ke posisi horizontal, sehingga salah satu sudutnya yang menabrak duluan. Area benturan yang lebih kecil berarti semua gaya disalurkan ke area kecil dengan sangat cepat.
Selain itu, permukaan tempat mendarat juga berpengaruh. Aspal atau lantai akan langsung menghentikan ponsel seketika, sehingga energi langsung ditransfer ke perangkat. Permukaan rumput atau tanah dapat meredam benturan yang secara drastis menurunkan gaya benturan puncak.
Simak Video "Video Mengenal Teknologi Termal Baru Apple di iPhone 17 Pro & 17 Pro Max"
(vmp/afr)