Daftar Isi
- 1. Jangan Terlalu Sibuk dengan Gear
- 2. Maksimalkan Kamera 200MP untuk Tangkap Momen Spontan
- 3. Gunakan Tele Lens untuk Foto Landmark Lebih Estetik
- 4. Rekam Video Pakai Log untuk Warna Lebih Fleksibel
- 5. Turunkan Exposure untuk Video Malam yang Lebih Dramatis
- 6. Photo Assist Kini Bisa Tambah Objek Pakai AI
Traveling saat ini bukan cuma soal mengunjungi tempat baru, tetapi juga bagaimana mengabadikan momen agar terlihat estetik di media sosial. Sayangnya, tidak sedikit traveler yang justru berakhir kecewa karena hasil foto gelap, video goyang, atau ekspektasi destinasi yang berbeda jauh dari unggahan di internet.
Travel content creator Andy Garcia membagikan sejumlah tips membuat konten traveling yang lebih maksimal menggunakan Samsung Galaxy S26 Ultra. Menurutnya, smartphone kini sudah cukup untuk menghasilkan foto dan video berkualitas tanpa harus repot membawa banyak gear.
"Travel itu sebenarnya harus dinikmati. Kadang yang diingat malah ribetnya setting gear, bukan pengalaman travelingnya," ujar Andy dalam workshop Galaxy S26 Series #You&AI Workshop di Hanoi, Vietnam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Enam tips foto dan video traveling anti zonk ala Galaxy S26 Ultra
1. Jangan Terlalu Sibuk dengan Gear
Menurut Andy, salah satu kesalahan paling sering dilakukan traveler adalah terlalu fokus pada perlengkapan kamera hingga lupa menikmati perjalanan.
Ia mengaku kini lebih sering memakai smartphone dibanding kamera profesional karena lebih praktis, ringan, dan tidak membuat workflow menjadi rumit. Selain itu, tren konten media sosial juga mulai berubah.
"Audiens sekarang lebih suka video yang natural dan autentik dibanding terlalu sinematik," jelas content creator yang juga lulusan film tersebut.
Dengan smartphone seperti Galaxy S26 Ultra, pengguna bisa lebih spontan menangkap momen tanpa harus repot mengganti lensa atau membawa banyak perangkat tambahan.
2. Maksimalkan Kamera 200MP untuk Tangkap Momen Spontan
Kamera 200MP di Galaxy S26 Ultra disebut bukan sekadar angka besar di atas kertas. Resolusi tinggi memungkinkan pengguna mengambil foto lebih fleksibel tanpa terlalu memikirkan framing sejak awal.
Foto nantinya bisa di-crop atau diatur ulang tanpa kehilangan detail secara signifikan. Cara ini cocok digunakan saat traveling karena banyak momen muncul secara spontan dan sulit diulang, mulai dari pesawat yang melintas, suasana jalanan, hingga pemandangan kota.
Hasilnya, traveler tetap bisa mendapatkan komposisi foto yang menarik meski memotret dalam kondisi serba cepat.
Andy Garcia, content creator Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET |
3. Gunakan Tele Lens untuk Foto Landmark Lebih Estetik
Saat traveling, banyak orang ingin berfoto dengan landmark ikonik. Masalahnya, lokasi wisata biasanya ramai dan objek berada cukup jauh.
Andy menyarankan memanfaatkan tele lens agar background terlihat lebih dekat dengan subjek. Teknik ini membuat foto terlihat lebih proporsional dan estetik dibanding menggunakan kamera wide biasa.
Selain itu, tele lens juga membantu mengurangi distorsi di bagian pinggir foto sehingga hasil gambar tampak lebih natural.
4. Rekam Video Pakai Log untuk Warna Lebih Fleksibel
Bagi pengguna yang suka membuat vlog atau cinematic travel video, fitur Log Video di Galaxy S26 Ultra bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan warna yang lebih fleksibel saat proses editing.
Menurut Andy, Log Video membantu menjaga detail di area terang dan gelap sehingga proses color grading menjadi lebih mudah.
"Kalau shooting pakai Log, kita jadi punya karakter warna sendiri. Jadi hasil videonya nggak sama dengan semua orang," katanya.
Samsung juga menghadirkan fitur Log Preview di Galaxy S26 Ultra agar pengguna bisa langsung melihat preview warna video tanpa harus menebak-nebak hasil akhirnya.
5. Turunkan Exposure untuk Video Malam yang Lebih Dramatis
Nightography menjadi salah satu fitur unggulan Galaxy S26 Ultra. Namun Andy punya trik sederhana agar hasil video malam terlihat lebih maksimal.
Ia biasanya menurunkan exposure ke minus 0,3 saat merekam malam hari. Menurutnya, pengaturan ini membuat pencahayaan lebih aman dan mengurangi risiko overexposed ketika proses editing.
Selain itu, peningkatan aperture f/1.4 di Galaxy S26 Ultra juga membantu menangkap cahaya lebih baik sehingga hasil video malam terlihat terang dengan noise minim.
"Peningkatan nightography yang kita bawa justru lebih tajam di S26 Ultra. Aperture 1.4 ini membuat hasil foto dan video malam jadi lebih dramatis," ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia menambahkan tips.
Samsung Galaxy S26 Ultra Foto: Dok. BRI |
6. Photo Assist Kini Bisa Tambah Objek Pakai AI
Samsung turut meningkatkan fitur Photo Assist berbasis AI di Galaxy S26 Ultra. Fitur ini kini bukan hanya digunakan untuk menghapus objek mengganggu di foto.
Pengguna juga bisa memberikan prompt sederhana untuk memperbaiki tampilan foto agar lebih estetik, bahkan menambahkan objek tertentu ke dalam gambar.
Misalnya menambahkan pesawat di langit, mempercantik suasana foto, atau membuat komposisi terlihat lebih menarik untuk media sosial.
"Sekarang Photo Assist kita bisa gunakan menggunakan prompting dengan prompt yang simpel," ujar Ilham.
Dengan berbagai peningkatan kamera dan fitur AI yang dibawa Galaxy S26 Ultra, traveler kini tidak perlu lagi repot membawa banyak gear hanya untuk membuat konten estetik. Mulai dari mencari destinasi, mengambil foto, merekam video malam, hingga mengedit konten kini bisa dilakukan lebih praktis langsung dari smartphone.
Pada akhirnya, traveling bukan cuma soal mendapatkan footage bagus untuk media sosial, tetapi juga menikmati setiap momen selama perjalanan berlangsung.
(afr/afr)



