Pro Evolution Soccer '08 Tarung Frontal Dengan FIFA
- detikInet
Paris -
Game sepakbola populer, Pro Evolution Soccer (PES) 2008 atau yang populer sebagai Winning Eleven di Jepang pun Indonesia resmi diluncurkan di Eropa, Selasa (23/10) kemarin. Game besutan Konami inipun akan bertarung frontal dengan saingannya FIFA, game bola bikinan Electronics Arts (EA Sport).Pertarungan dua game ini untuk menarik hati penggemarnya telah berlangsung bertahun-tahun. Penggemar meminati PES karena gameplay nya disebut lebih mendekati permainan bola sesungguhnya sehingga lebih menantang. Namun FIFA disebut lebih sukses secara komersial karena mampu mendapat lisensi seragam sepakbola, klub, maupun pemain yang lebih banyak di gamenya.Menghadapi peluncuran PES '08 ini, EA menandaskan bahwa versi baru FIFA yang diluncurkan bulan lalu lebih sulit dimainkan dari versi sebelumnya sehingga bisa dibandingkan dengan gameplay PES. "Kami mempersiapkan game ini dua setengah tahun lamanya. Kami juga mendapat penilaian yang bagus dari media," demikian dikatakan Antoine Cohet, Kepala Produksi EA seperti dikutip detikINET dari AFP, Rabu (24/10/2007).EA mengklaim, menggelontorkan investasi sedemikian besar untuk mengembangkan game FIFA terbaru. Tim pengembangnya berjumlah 150 orang dari 20 negara berbeda. Keseriusan ini menurut EA berimbas pada angka penjualan yang meningkat. Namun tentu saja, EA tak bisa berleha-leha.Pasalnya di beberapa negara Eropa, PES mengangkangi FIFA untuk jumlah penjualan. Di Perancis misalnya. "PES dalam dua tahun terakhir menjadi pemimpin pasar di Perancis," tandas Marketing Manager Konami, Stephanie Hattenberger. Namun, PES 08 mendapatkan kritikan karena dianggap tak mengalami pengembangan berarti."Saya pikir PES baru ini hanya remake dari versi PES sebelumnya," kritik Christian, penjual video game di Paris. Ia mengaku peminat versi baru ini lebih sedikit ketimbang saat versi sebelumnya diluncurkan.Namun demikian, EA tetap menganggap PES baru ini adalah ancaman besar. "Saya tak berpikir bisa mengalahkan PES dalam konsol PS2. Namun untuk konsol baru seperti PS3, Xbos 360 atau Nintendo Wii, kami optimis bisa unggul," tambah Cohet.
(fyk/fyk)