Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Proses Panjang iPhone 17 Pro Max Sampai Dibolehkan Terbang ke Bulan

Proses Panjang iPhone 17 Pro Max Sampai Dibolehkan Terbang ke Bulan


Virgina Maulita Putri - detikInet

Astronaut NASA abadikan Bumi pakai iPhone 17 Pro Max
Foto: NASA
Jakarta -

Untuk pertama kalinya, NASA mengizinkan astronaut untuk membawa smartphone dalam misi Artemis 2 ke Bulan. Smartphone yang dipilih adalah iPhone 17 Pro Max dan ponsel ini melewati proses panjang sebelum diizinkan terbang ke luar orbit.

NASA punya aturan ketat soal barang yang boleh dibawa ke luar angkasa, dan memiliki prosedur pengujian menyeluruh sebelum memberikan izin. The New York Times belum lama ini melaporkan rangkaian tes yang harus dilewati iPhone 17 Pro Max sebelum diizinkan masuk dalam kabin kapsul Orion.

Proses untuk mengizinkan perangkat keras dalam penerbangan luar angkasa biasanya cukup rumit dan panjang, kata Tobias Niderwieser, peneliti di BioServe Space Technologies yang muatannya dibawa dalam misi Artemis 1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses ini biasanya memiliki empat tahap. Fase pertama adalah memperkenalkan perangkat kepada panel keselamatan, yang akan melakukan pengecekan awal.

Fase kedua adalah mengidentifikasi potensi bahaya perangkat, mulai dari komponen yang bergerak sampai kaca yang mudah pecah. Fase ketiga adalah menyusun rencana untuk mengatasi potensi bahaya tersebut. Fase keempat adalah membuktikan bahwa rencana tersebut berhasil.

ADVERTISEMENT

Niederwiser mengatakan proses ini dilakukan untuk melindungi awak astronaut dan pesawat luar angkasa yang menjadi rumah mereka selama beberapa hari. Apalagi iPhone 17 Pro Max dilengkapi Ceramic Shield 2, yang diklaim Apple lebih tangguh dibandingkan kaca pelindung ponsel lainnya.

Di Bumi kaca yang pecah biasanya akan langsung jatuh ke lantai karena efek gravitasi, tapi pecahan kaca yang ada di luar angkasa akan mengambang di udara karena kondisi tanpa gravitasi.

Dalam keadaan seperti ini, pecahan kaca dapat terbang dan mengenai wajah dan tubuh astronaut. Pecahan kaca juga dapat bertabrakan dengan peralatan dan komponen pesawat luar angkasa, yang jika tersangkut bisa menyebabkan masalah besar.

NASA bahkan sempat mempertimbangkan menggunakan Velcro untuk menempelkan iPhone di kapsul Orion. Sebelum misi Artemis 2 diluncurkan, video dari ruang persiapan menunjukkan astronaut Reid Wiseman menyimpan iPhone 17 Pro Max-nya di salah satu saku pakaian luar angkasanya.

Selain masalah kaca pecah, ada juga kekhawatiran tentang hal-hal seperti paparan radiasi yang berpotensi merusak perangkat yang dibawa ke luar angkasa, seperti dikutip dari Apple Insider, Senin (6/4/2026).

Saat ini ada empat unit iPhone 17 Pro Max yang terbang bersama astronaut Artemis 2, dan ponsel-ponsel ditujukan untuk mengambil foto dan video. NASA mengatakan iPhone 17 Pro Max ini tidak dapat terhubung ke internet atau Bluetooth.

Apple mengatakan tidak terlibat dalam proses perizinan iPhone yang dilakukan NASA untuk misi Artemis 2. Mereka mengatakan misi ini adalah pertama kalinya iPhone memenuhi syarat untuk penggunaan jangka panjang di orbit dan seterusnya.

Ini bukan pertama kalinya smartphone terbang ke luar angkasa, meskipun banyak dari misi tersebut dilakukan oleh perusahaan swasta. Pada tahun 2021, misi Inspiration4 yang diluncurkan oleh SpaceX membawa iPhone untuk memotret Bumi dari luar angkasa. Pada tahun 2011, awak misi pesawat ulang alik terakhir, ST-135, terbang membawa dua iPhone 4s untuk eksperimen.




(vmp/vmp)






Hide Ads
LIVE