×
Ad

Apple C1X di iPhone Air Pepet Qualcomm, Latensi di Indonesia Membaik?

Adi Fida Rahman - detikInet
Selasa, 24 Mar 2026 19:15 WIB
Apple C1X di iPhone Air Pepet Qualcomm, Latensi di Indonesia Membaik? Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Modem buatan Apple kian menunjukkan taringnya. Laporan terbaru dari Ookla, perusahaan di balik platform uji kecepatan internet Speedtest, mengungkap bahwa modem Apple C1X yang dibenamkan pada iPhone Air telah mencapai tingkat kematangan yang signifikan.

Modem ini hampir menyamai performa Qualcomm X80 dalam kondisi penggunaan nyata sehari-hari, bahkan melampaui rivalnya dalam aspek latensi - termasuk di Indonesia.



C1X Unggul Latensi di 19, Indonesia Masuk Daftar

Temuan paling mencolok dari laporan Ookla adalah keunggulan latensi iPhone Air. Modem C1X secara konsisten menghadirkan responsivitas lebih baik dibandingkan pendahulunya, C1, dengan keuntungan paling terasa di China (+6 ms), Indonesia (+6 ms), dan Amerika Serikat (+5 ms).

Lebih jauh, iPhone Air dengan C1X bahkan mengungguli iPhone 17 Pro Max yang menggunakan modem Qualcomm X80 dalam hal latensi di 19 dari 22 pasar yang dianalisis - pengecualian hanya terjadi di Taiwan dan Jepang. Ookla menilai keunggulan latensi ini akan semakin krusial ke depan, seiring pengalaman mobile yang kian bergantung pada kecerdasan buatan generatif secara real-time dan komputasi berbasis cloud.

Ookla menggunakan data global Speedtest untuk mengukur performa C1X secara komprehensif, mencakup tiga lapisan kondisi jaringan: persentil ke-10 (kondisi sinyal terburuk), median (penggunaan tipikal harian), serta persentil ke-90 (kondisi jaringan optimal). Hasilnya menunjukkan bahwa C1X merupakan lompatan generasional nyata dibandingkan C1 di hampir semua lapisan tersebut.

Meski hadir dalam bodi iPhone Air yang sangat tipis, perangkat ini tetap dilengkapi vapor chamber dan rangka titanium guna mengelola panas dan mempertahankan performa modem secara konsisten.

Performa Harian

Pada kondisi penggunaan harian, C1X unggul atas C1 di hampir seluruh pasar yang diuji. Peningkatan paling mencolok terjadi di UAE, Amerika Serikat, Arab Saudi, China, Swedia, Singapura, dan Jepang. Di pasar-pasar tersebut, C1X terbukti jauh lebih efisien dalam mengakses spektrum mid-band 5G di tengah kepadatan jaringan siang hari.

5G Download Speed Uplift (Mbps) Foto: Ookla
5G Upload Speed Uplift (Mbps) Foto: Ookla
Kinerja Modem Apple C1X Foto: Ookla

Sebaliknya, di Brazil, India, dan Malaysia, peningkatan C1X atas C1 nyaris tidak terasa. Ookla menilai hal ini disebabkan strategi deployment 5G di negara-negara tersebut yang lebih mengandalkan low-band DSS ketimbang mid-band khusus, atau karena kepadatan jaringan 5G yang lebih tinggi.

Bila dibandingkan dengan iPhone 17 Pro Max yang menggunakan Qualcomm X80, C1X tampil sangat kompetitif dalam kecepatan unduh median di sebagian besar pasar. Qualcomm X80 masih mempertahankan keunggulan secara keseluruhan dengan selisih lebih besar di Taiwan dan Polandia, namun pada kondisi harian rata-rata, konsumen kemungkinan besar tidak akan merasakan perbedaan yang berarti.




(afr/afr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork