Apple memperkenalkan MacBook Neo sebagai laptop Mac paling terjangkau dalam jajaran produknya. Dengan harga mulai USD 599 atau kisaran Rp 10 juta, perangkat ini menjadi jurus Apple untuk memperluas akses ke ekosistem Mac.
Selama ini, laptop Mac dikenal memiliki harga relatif tinggi. Dengan hadirnya model entry-level ini, Apple ingin menghadirkan alternatif bagi pengguna yang membutuhkan laptop untuk aktivitas komputasi dasar tanpa harus memilih perangkat kelas profesional.
"Kami sangat gembira memperkenalkan MacBook Neo, yang menghadirkan keajaiban Mac dengan harga yang sangat terjangkau. Dibangun dari awal agar lebih terjangkau bagi lebih banyak orang," ujar John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering Apple.
Meski menawarkan harga paling terjangkau, MacBook Neo tetap diposisikan sebagai perangkat entry-level dalam keluarga MacBook. Lantas laptop ini cocok untuk siapa?
1. Pelajar
MacBook Neo diposisikan sebagai perangkat yang cocok untuk kebutuhan pendidikan. Laptop ini dapat digunakan pelajar untuk menyusun tugas, membuat presentasi, mencatat materi pelajaran, hingga mengolah dokumen digital.
Dukungan berbagai aplikasi produktivitas membuat MacBook Neo dapat menjalankan banyak aktivitas belajar sekaligus. Pelajar bisa membuka banyak tab browser untuk mencari referensi, menulis laporan, hingga membuat slide presentasi dalam satu perangkat.
Selain itu, dukungan teknologi kecerdasan buatan juga membantu proses belajar menjadi lebih efisien. Fitur berbasis AI memungkinkan pengguna membuat kerangka presentasi, merangkum catatan, atau menyusun materi belajar secara lebih cepat.
2. Untuk Pengguna Harian
Selain pelajar, MacBook Neo juga dirancang untuk pengguna sehari-hari yang membutuhkan laptop ringan untuk berbagai aktivitas digital.
Perangkat ini dapat digunakan untuk membuka email, menjelajah internet, mengelola dokumen, hingga menikmati hiburan seperti streaming video atau musik. Kemampuan multitasking juga memungkinkan pengguna membuka beberapa aplikasi sekaligus tanpa mengganggu alur kerja.
Dengan sistem operasi macOS, pengguna juga mendapatkan berbagai aplikasi bawaan Apple yang dapat mendukung produktivitas sehari-hari.
3. Mendukung Bisnis Kecil
MacBook Neo juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha kecil. Laptop ini mampu menjalankan berbagai aktivitas bisnis digital, seperti membuat dokumen, mengelola spreadsheet, hingga menyusun materi presentasi untuk klien.
Selain itu, perangkat ini dapat digunakan untuk membuat konten media sosial, mengelola katalog produk, hingga melakukan desain grafis sederhana untuk kebutuhan promosi atau pembuatan merchandise.
Bagi bisnis kecil yang membutuhkan perangkat kerja fleksibel, MacBook Neo dapat menjadi pilihan untuk mendukung aktivitas digital tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Pihak Apple menyarankan bagi pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi, kapasitas memori lebih besar, atau fitur tambahan seperti port Thunderbolt lebih banyak dan kamera dengan kemampuan lebih canggih, Apple masih menyediakan pilihan lain seperti MacBook Air dan MacBook Pro.
Simak Video "Video: Apple Kerja Sama dengan Israel Buat Teknologi Face ID "
(afr/afr)