Update keamanan yang dirilis Microsoft untuk Windows 11 pada Januari 2026 terus menimbulkan masalah bagi pengguna. Kini muncul laporan update ini membuat beberapa perangkat tidak bisa booting atau diaktifkan.
Microsoft melakukan investigasi setelah sejumlah perangkat Windows 11 tidak bisa booting dan menampilkan pesan error "UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME" setelah menginstal update keamanan Patch Tuesday Januari 2026.
Masalah ini ditemukan di Windows 11 versi 25H2 dan semua edisi Windows 11 versi 24H2 setelah menginstal update kumulatif KB5074109 yang dirilis sebagai bagian dari pembaruan bulan ini.
Perangkat yang gagal melakukan booting hanya menampilkan layar hitam dengan pesan, "Perangkat Anda mengalami masalah dan perlu dihidupkan ulang. Anda dapat menghidupkan ulang perangkat Anda."
Microsoft mengatakan sistem yang dilaporkan mengalami masalah tidak bisa booting ke Windows dan harus melakukan proses pemulihan atau recovery manual agar bisa booting kembali.
Raksasa teknologi ini mengatakan hanya perangkat fisik yang terkena dampak bug tersebut, dan belum ada laporan mengenai mesin virtual. Namun, Microsoft tidak menyebut berapa jumlah perangkat yang terdampak.
Microsoft juga tidak memberikan penjelasan tentang penyebab masalah booting ini dan apakah masalah ini bisa dihindari. Sebagai solusi sementara, pengguna yang mengalami masalah ini disarankan untuk uninstall update Windows 11 terbaru dan kembali ke versi sebelumnya.
Sementara itu, Microsoft juga meminta pengguna dan admin yang terdampak untuk memberikan umpan balik via aplikasi Feedback Hub, dan mereka sedang menyelidiki apakah masalah ini terkait dengan update Windows.
"Kami sedang menyelidiki masalah ini, dan kami akan mengonfirmasi jika ini merupakan masalah yang disebabkan oleh pembaruan Windows ketika kami memiliki informasi lebih lanjut," kata Microsoft, seperti dikutip dari Bleeping Computer, Selasa (27/1/2026).
Ini adalah masalah terbaru yang muncul setelah update Patch Tuesday Januari 2026 dirilis. Sebelumnya, pengguna melaporkan PC yang menjalankan Windows 23H2 tidak bisa dimatikan atau dihibernasi, dan PC yang menjalankan versi 24H2 dan 25H2 tidak bisa login ketika menggunakan Remote Desktop.
Beberapa hari setelahnya, muncul laporan yang mengonfirmasi masalah terkait aplikasi berbasis cloud seperti Outlook, Dropbox, dan OneDrive sehingga tidak bisa digunakan. Microsoft terpaksa merilis dua update darurat untuk mengatasi masalah ini.
Simak Video "Video: Fitur Start Windows 11 Kini Tersedia Buat iPhone"
(vmp/afr)