Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
iPod Ganggu Alat Pacu Jantung

iPod Ganggu Alat Pacu Jantung


- detikInet

Jakarta - Pasien sakit jantung mungkin perlu menghindari penggunaan pemutar musik digital iPod. Sebuah studi mengindikasikan adanya gangguan yang disebabkan penggunaan iPod. Ini berlaku pada penderita sakit jantung yang menggunakan alat bantu pacu jantung, atau yang dikenal sebagai pacemaker. Sebuah studi menunjukkan kemungkinan gangguan perangkat iPod jika digunakan dekat dengan alat pacu jantung. Gangguan elektromagnetik itu ditemukan dalam sebuah eksperimen yang dilakukan oleh seorang siswa sekolah menengah berusia 17 tahun. Studi dilakukan terhadap 100 pasien, rata-rata usia 77 tahun, yang menggunakan perangkat pacu jantung. Gangguan terjadi pada tingkat 50 persen jika iPod didekatkan dengan dada pasien pada jarak 2 inci selama 5 hingga 10 detik. Studi hanya dilakukan terhadap iPod dan bukan perangkat musik digital lain. Gangguan ditemukan pada perangkat yang digunakan untuk memantau detak jantung. Hal ini berpotensi menimbulkan salah diagnosa, namun tidak disebutkan apakah kinerja vital dari mesin pemacu jantung juga terganggu. Kecuali pada satu kasus di mana pacu jantung berhenti bekerja. Adalah Jay Thaker, seorang siswa Okemos High School, Michigan, Amerika Serikat, yang melakukan studi tersebut di Michigan State University. Ia dibantu oleh Dr. Krit Jongnarangsin, asisten profesor dalam bidang Kardiovaskular di kampus tersebut. Hasil studi Thaker dan Jongnarangsin dipresentasikan pada pertemuan tahunan Heart Rhythm Society di Denver. Demikian dikutip detikINET dari Cnet, Jumat (11/5/2007). Jongnarangsin mengatakan hal ini perlu dilakukan penelitian lebih mendalam. Di sisi lain, menurutnya pengguna pacu jantung biasanya bukan pengguna iPod. Sehingga, lanjutnya, tidak jelas apakah iPod pernah menyebabkan kasus salah diagnosa. Sebelumnya, iPod secara tidak langsung telah membantu kesehatan jantung dengan menjadi alat bantu untuk melatih dokter mendengarkan detak jantung. Latihan tersebut diyakini bisa membantu dokter lebih cepat dan akurat mendeteksi kelainan jantung. (wsh/wsh)




Hide Ads