AMD Indonesia Potong Harga untuk Produk Laris
- detikInet
Jakarta -
Langkah AMD menurunkan harga prosesornya juga berlaku untuk penggemarnya di Indonesia. Produk di kelas mainstream -- produk yang paling dicari orang -- dan high-end dijadikan sebagai sasaran penurunan harga pesaing Intel ini.Dommy Arnanta, Country Manager AMD Indonesia mengatakan, kebijakan ini diambil perusahaannya karena dipicu oleh aksi penurunan harga jor-joran yang dilakukan pesaing mereka. Akibatnya, perang harga (price war) pun tak terelakkan demi melebarkan pangsa pasar. "Selain itu, kita (AMD-red) memang juga sudah planning dari atas untuk penurunan harga. Karena harga produk yang sudah lama biasanya turun jika ada produk baru," ujar Dommy, ketika dihubungi detikINET, Senin (16/4/2007).Khusus untuk Indonesia, Dommy menjelaskan, penurunan harga mencapai 10 persen untuk kelas mainstream, sedangkan untuk kelas atas turun sekitar 30 persen."Penurunan ini sebenarnya telah dilakukan sejak akhir bulan untuk mainstream , tetapi untuk yang high-end memang baru dijalanin," tukasnya.Hasilnya pun bisa langsung terlihat, karena permintaan dari pasar langsung meningkat sekitar 20 persen di berbagai kota. "Apalagi untuk Jakarta, growing-nya almost double," Dommy menandaskan.
(ash/ash)