Mini PC Acer Diklaim Hemat 45 % Biaya Listrik
- detikInet
Jakarta -
Produsen PC dunia, Acer, meluncurkan Mini PC besutannya yang diklaim sanggup menghemat biaya penggunaan listrik sampai 45 persen.Seperti dijelaskan Daniel Rustandi, product marketing departement head Acer Indonesia, penghematan ini didasarkan pada penggunaan listrik yang dibutuhkan alat ini yang hanya 135 Watt, lebih rendah dari yang biasa diasup PC konvensional sebesar 300 sampai 400 Watt. "Jadi kalau dibandingkan dengan listrik yang terpakai di PC konvensional akan menghemat biaya 45 persen," ujarnya, kepada para wartawan saat acara peluncuran produk ini yang berlangsung di Hotel Shangrila Jakarta, Selasa (27/2/2007).Untuk tren ke depan, lanjut daniel, dari perhitungan yang dilakukan IDC pertumbuhan mini PC akan mengalami pertumbuhan mencapai 45 persen. "Tidak hanya di sektor corporate tetapi home user juga tertarik untuk mencobanya," lanjutnya.Daniel menambahkan, berdasarkan perhitungan IDC pada kuartal tiga 2006 Acer meraih 11,5 persen pangsa pasar PC di Indonesia. Dengan komposisi keseluruhan terdiri dari 76 sampai 78 persen merupakan sektor komputer dekstop, 21 persen notebook dan sisanya server.Sementara itu dengan diluncurkan Mini PC ini dalam rentang waktu 3 bulan ke depan, Acer berharap produk teranyarnya dapat memberikan kontribusi sebesar 20 persen terhadap total PC shipment mereka secara global. Kombinasi Dekstop dan NotebookRahasia dibalik terbentuknya mini PC Acer ini adalah perpaduan komponen di antara teknologi yang diterapkan di komputer dekstop dan notebook. Dengan ukuran volume mencapai 3 liter, membuat ukurannya juga hanya sepersepuluh dari PC konvensional. Sebagai gambaran, untuk harddisk dan prosesor digunakan komponen dari dekstop sedangkan memori dan optical drive dipakai dari teknologi yang ada di notebook. Meski begitu, Daniel memastikan, produk ini dapat di-upgrade layaknya PC pada umumnya.Untuk awalnya, Acer baru meluncurkan mini PC model Power Series yang diperuntukkan bagi segmen SOHO (small office home office) dan UKM (usaha kecil dan menengah) yang dibanderol seharga US$ 899 ($1 = Rp 9.070, sumber: detikcom) untuk prosesor Intel core 2 duo dan US$ 549 untuk pentium 4.Selanjutnya disusul dengan model Asper Series yang lebih mengarah ke industri retail serta Veriton Series untuk segmen bisnis dan enterprise.Selain itu, melalui mitra bisnisnya seperti Visiland dan ECS Technology, produk ini juga tersedia dengan sistem operasi terbaru Microsoft, Windows Vista, dan Linux.
(ash/ash)