Tak Pakai Windows, Uang Kembali
- detikInet
Jakarta -
Laptop baru kerap kali sudah dilengkapi dengan sistem operasi Windows. Apa yang terjadi jika pembeli tak mau menggunakan Windows? Minta kembali sebagian uang yang telah dibayarkan.Hal itu yang dialami programmer Dave Mitchell saat ia membeli sebuah laptop merek Dell. Mitchell berencana untuk menggunakan Linux pada komputer jinjing tersebut, oleh karena itu ia menolak menyetujui lisensi Windows yang muncul saat pertama kali perangkat itu dinyalakan.Tak sampai di situ saja, Mitchell pun mengirimkan permintaan 'uang kembali' ke Dell. Ini karena ia tak akan menggunakan Microsoft Windows yang merupakan salah satu komponen harga laptop.Untuk mendukung klaimnya, Mitchell telah menyiapkan foto-foto digital proses-proses di mana ia menolak lisensi Microsoft. Hal ini akan dijadikannya bukti jika kasus tersebut sampai di bawa ke pengadilan.Uniknya, seperti dikutip detikINET dari BBC, Senin (20/11/2006), Mitchell berhasil. Ia bahkan tak perlu pergi ke pengadilan atau memaparkan bukti-bukti digitalnya.Dua hari setelah suratnya dikirimkan, Dell merespons dan menawarkan uang kembali. Lalu, kurang lebih dua hari setelah Mitchell menyatakan setuju atas jumlah yang dikembalikan, ia pun mendapatkan uang tersebut. Total Mitchell mendapatkan balik 55,23 poundsterling (sekitar Rp 955 ribu) dari Dell. "Sayangnya saya merugikan Dell sejumlah itu, bukan Microsoft," ujar Mitchell.
(wicak/wicak)