Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Microsoft PDKT dengan Mozilla?

Microsoft PDKT dengan Mozilla?


- detikInet

Jakarta - Mozilla mungkin boleh berbangga hati. Pemilik browser Firefox tersebut diundang ke markas besar Microsoft di Redmond khusus untuk memastikan Firefox dan aplikasi e-mail Thunderbird bisa berjalan di sistem operasi Windows Vista.Direktur Open Source Software Lab Microsoft Sam Ramji menyampaikan hal itu lewat sebuah posting-an di situs Mozilla. Disebutkan, Microsoft bersedia menyediakan 'one-on-one' support demi memungkinkan Firefox dan Thunderbird bisa berjalan di Vista.Sediakan Ruangan KhususKarpet merah selamat datang akan dibentangkan khusus untuk para developer Mozilla di Windows Vista Readiness ISV Lab. Biasanya Windows Vista Readiness ISV Lab hanya dikhususkan untuk para developer software komersial saja.Windows Vista Readiness ISV Lab sendiri merupakan event 4 hari yang digelar di Microsoft setiap minggu hingga Desember 2006. Lebih lanjut disebutkan, Microsoft akan menyediakan ruangan khusus untuk 4 orang, hardware, akses VPN, dan akses komunikasi dengan tim pengembang produk dan staf pendukung Microsoft.Demikian Ramji memaparkan dalam tulisannya, yang dikutip detikINET dari newsfactor, Kamis (24/08/2006)."Saya berkomitmen mengembangkan pemikiran perusahaan untuk memasukkan proyek open source. Jadi saya mencoba mendapatkan slot untuk proyek open source," ujarnya menerangkan.Menurut Ramji, undangan tak hanya ditujukan untuk Mozilla tapi juga untuk komunitas open source. "Saya juga mengirimkan undangan ke staff@mozilla.org. Namun karena spam filter mereka memblokir setiap e-mail yang beralamatkan @microsoft.com, saya mem-postingnya disini," ujar Ramji lagi.Microsoft PDKT?Mengenai PDKT alias pendekatan yang dilakukan Microsoft ini, pihak Mozilla masih belum angkat bicara. Jika dicermati, terasa janggal memang mengetahui Microsoft melakukan pendekatan dengan komunitas open source, mengingat open source adalah salah satu musuh besar Microsoft."Apa yang ada dibalik pengumuman ini adalah agar rencana Microsoft diketahui publik," komentar analis Jupiter Research Joe Wilcox."Microsoft sebenarnya dengan sangat mudah bisa menghubungi Mozillla tanpa perlu menarik perhatian seperti ini," tuturnya lagi.Menurut Wilcox, Microsoft berniat merayu end user dan para pengembang software independen. Pasalnya Microsoft menyadari betul bahwa saat ini banyak perusahaan yang memakai sistem operasi Linux, Unix, dan Mac, selain Windows tentunya. Karena inilah Microsoft merasa perlu melakukan pendekatan agar semua platform tersebut bisa berjalan bersama softwarenya."Tujuannya adalah membuat sebuah komunitas dimana konsumen bisa berinteraksi dan memberikan ide-ide mereka, dan untuk memperlihatkan bahwa Microsoft bersedia bekerja sama," ujar Wilcox.Firefox atau Thunderbird, menurut Wilcox, bisa dibilang merupakan aplikasi yang sangat kuat.Mulai Ketar-KetirMeski browser Internet Explorer (IE) masih populer, Microsoft disinyalir mulai ketar-ketir dengan kehadiran Firefox versi 2.0 yang saat ini masih dalam tahap beta.Belum lagi RealNetworks, Google dan Mozilla yang telah menjalin kerjasama. Ketiga perusahaan tersebut bakal membundel software besutan mereka masing-masing yaitu, Google Toolbar, browser Mozilla Firefox dan software RealPlayer kedalam satu paket.Setidaknya untuk beberapa tahun ke depan, pengguna yang men-download software RealPlayer, akan berkesempatan mendapatkan Google Toolbar dan browser terbaru Firefox secara gratis."Microsoft mungkin tidak akan banyak kehilangan pangsa pasar, namun Microsoft harus bertindak, salah satunya dengan mencoba merangkul Mozilla," tandas Wilcox.Lebih lanjut menurut Wilcox, Microsoft butuh banyak aplikasi yang bagus agar bisa menjual sistem operasinya. (dwn) (dewidya/)







Hide Ads