Samsung Tak Lagi Jadi Pemasok Utama Layar iPhone, Ada Apa?

Samsung Tak Lagi Jadi Pemasok Utama Layar iPhone, Ada Apa?

ADVERTISEMENT

Samsung Tak Lagi Jadi Pemasok Utama Layar iPhone, Ada Apa?

Anggoro Suryo - detikInet
Selasa, 10 Jan 2023 10:15 WIB
iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max
Foto: Getty Images
Jakarta -

BOE Technology Group, perusahaan asal China, kabarnya bakal menyalip Samsung sebagai pemasok layar terbanyak untuk iPhone pada 2024 mendatang.

Hal ini diutarakan Ming-Chi Kuo, analis TF International Securities, yang menyebut BOE akan memproduksi mayoritas layar untuk iPhone 15 dan 15 Plus, yang bakal dirilis pada pertengahan 2023 mendatang.

"Jika semua berjalan mulus dalam beberapa bulan ke depan, BOE akan menjadi penyuplai layar terbanyak untuk iPhone 15 dan 15 Plus, dengan market share sekitar 70 persen (dibanding Samsung 30 persen)," kata Kuo.

Selain itu, mulai tahun depan BOE diperkirakan akan mulai mengapalkan layar low temperature polycrystalline oxide (LTPO) -- jenis layar yang dipakai untuk iPhone mahal seperti iPhone 14 Pro dan 14 Pro Max.

Kuo menambahkan, jika BOE bisa mengambil sekitar 20% sampai 30% pasokan layar LTPO iPhone dari Apple pada pertengahan kedua 2024, maka BOE akan mengalahkan Samsung sebagai pemasok layar terbanyak untuk Apple.

Baik BOE, Apple, ataupun Samsung tidak mengeluarkan pernyataannya terkait hal ini, demikian dikutip detikINET dari Scmp, Senin (9/1/2023).

BOE adalah perusahaan yang berbasis di Beijing, China dan pertama berdiri sejak awal 1950an, yaitu saat Uni Sovyet -- kini Rusia -- membantu China membangun pabrik tube elektron pertamanya.

Mereka mulai memasok panel layar untuk iPhone 12 pada 2020, dan pada 2021 memproduksi 10% dari semua panel OLED untuk iPhone dan mengapalkan sekitar 16 juta unit panel layarnya ke Apple. Namun sayangnya masalah kelangkaan chip tahun 2022 lalu mendisrupsi produksi panel layar BOE.

Sementara Apple sebenarnya sejak beberapa waktu lalu sudah berusaha untuk mendiversifikasi pemasok komponen untuk produk-produknya dari perusahaan asal China. Namun tampaknya mereka belum bisa melepaskan ketergantungannya dari perusahaan-perusahaan asal China.



Simak Video "Hands-on: Galaxy S23 Series 5G yang Ramah Lingkungan"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT