Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Diskriminasi Bahasa Cemari Game Online

Diskriminasi Bahasa Cemari Game Online


- detikInet

Jakarta - Game Online World of Warcraft (WOW) mengundang pemain dari berbagai belahan bumi untuk berpartisipasi. Namun masalah bahasa menimbulkan diskriminasi yang tak perlu. Pemain World of Warcraft asal Cina dilaporkan mulai mengalami diskriminasi yang menyulitkan. Ini terjadi karena mereka tak bisa berbahasa Inggris. Seperti dikutip detikinet dari Eurogamer.net, Rabu (18/01/2006), diskriminasi terjadi saat seorang pemain hendak bergabung dengan kelompok tertentu. Pemain berbahasa Inggris akan meminta pemain itu untuk menuliskan satu-dua kalimat dalam Bahasa Inggris. Jika ditemukan kesalahan grammar atau ejaan, pemain yang bersangkutan akan langsung ditolak masuk kelompok. Padahal dalam WOW, banyak misi yang harus diselesaikan dalam kelompok. Petani EmasAkar diskriminasi ini adalah kasus gold farmer alias petani emas. Ini adalah julukan untuk pemain game online yang semata-mata mencari keuntungan komersial. Hal itu dicapai dengan mendapatkan barang-barang virtual tertentu dan menjualnya lagi lewat situs lelang. Belakangan diketahui petani emas itu banyak berasal dari Cina. "Meski baru-baru ini ada kabar bahwa di Cina terdapat 'pabrik' bagi petani emas, bukan berarti semua pemain dari Cina atau yang tak bisa berbahasa Inggris adalah petani emas," ujar Mark McKay. Ia adalah pemilik situs WOW Gold Price List. McKay berharap pemain berbahasa Inggris bisa lebih terbuka. "Ini bisa membantu terbentuknya keharmonisan antar ras, di WOW dan di dunia secara umum," lanjutnya. (wicak/)




Hide Ads