Kontroversi Ponsel Layar Lipat Keluarga Raja Narkoba

Duel Ponsel Layar Lipat

Kontroversi Ponsel Layar Lipat Keluarga Raja Narkoba

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Minggu, 20 Sep 2020 06:40 WIB
Escobar Fold 1
Ponsel layar lipat Escobar Fold 1 dan 2 yang kontroversial (escobarinc.com)
Jakarta -

Peluang bisnis dari ponsel layar lipat bukan cuma menggiurkan pabrikan smartphone. Keluarga kartel narkoba terkenal, juga ikutan membuatnya tapi diduga abal-abal.

Inilah cerita tentang ponsel layar lipat Escobar Fold 1 dan Escobar Fold 2. Dari namanya saja sudah ketahuan kalau smartphone ini buatan dari Kartel Medellin. Ini adalah bisnis milik Roberto Escobar adik dari mendiang Pablo Escobar, raja narkoba Kolombia.

Escobar Fold 1Escobar Fold 1 (escobarinc.com)

Dihimpun detikINET dari berbagai sumber, Minggu (20/9/2020) kemunculannya diwarnai kontroversi. Kontroversi pertama adalah Escobar Fold 1 yang diluncurkan pada Desember 2019, untuk menyaingi Samsung Galaxy Fold dan mengalahkan Apple.

Escobar membandrol harganyanya USD 349 (Rp 5,2 juta). Apa iya ponsel layar lipat bisa semurah itu? Spesifikasinya Android 9.0 dengan otak Octa-core 2,8 GHz, Qualcomm Snapdragon 8, 2 kamera 16MP dan 20MP, RAM 6 GB/8GB dan ROM 128 GB/512 GB.

Baterai 4.000 mAh, ukurannya 134 mm x 190,3 mm x 7,6 mm dan berat 320 gram. Layar 7,8 inch, AMOLED FHD+. Ada 2 slot SIM card dan tidak dikunci, sehingga bisa pakai operator seluler manapun terserah pembeli. Belakangan, para pengamat gadget mencurigai Escobar Fold 1 adalah ponsel layar lipat Royole FlexPai yang diganti casing dan dikemas ulang.

Kontroversi kedua adalah iklan dengan gadis-gadis seksi Rusia memakai lingerie, bukannya menampilkan detil ponsel layar lipatnya seperti apa. Wah, gaya mafia banget deh ini.

Escobar Fold 1Iklan dengan model seksi yang kontroversial (escobarinc.com)

Kontroversi ketiga adalah, produknya dicekal dari acara Consumer Electronics Show (CES) 2020 di Las Vegas, Amerika Serikat, awal Januari silam. Pihak CES menolak Escobar Inc. buka lapak pameran, karena dianggap tidak cocok dengan gelaran ini. CEO Escobar Inc., Olof Gustafsson menuding ada Samsung di balik penolakan CES terhadap Escobar Fold 1.

Tidak kapok dengan kontroversi itu, Escobar Inc pada Februari 2020 meluncurkan Escobar Fold 2. Tujuannya terang-terangan ingin melawan Samsung Galaxy Fold dengan bentuk dan jeroan yang mirip.

Escobar Fold 2 menggunakan Qualcomm Snapdragon 855, baterai 4.380 mAh, USB-C, sensor fingerprint di bagian samping, dan dibekali Android 10. Ada 5 kamera. 3 Kamera di belakang adalah 12 MP, telephoto 12 MP, ultra wide 16 MP. Kamera depan 8 MP dan 10 MP.

Varian RAM 8GB/128 GB harganya USD 399 (Rp 5,9 juta). Versi 12GB/512 GB dibanderol USD 549 (Rp 8,1 juta). Harganya cuma seperempat Galaxy Fold, bagaimana mungkin?

Escobar Inc berdalih bisa memangkas biaya produksi mereka. Promosinya tetap memakai model-model seksi dengan lingerie. Namun belakangan diungkap oleh para youtuber gadget, bahwa Escobar Fold 2 adalah Samsung Galaxy Fold yang diganti casing dan dikemas ulang. Artinya mengulangi modus dari Escobar Fold 1. Parah nih!

Tinggal balik lagi ke konsumen, apakah semua itu cukup meyakinkan mereka untuk membeli ponsel layar lipat Escobar Fold1 dan 2.



Simak Video "Lenovo Ikutan Tren Ponsel Layar Lipat "
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)