Selasa, 28 Jan 2020 09:26 WIB

Microsoft Terpaksa Rilis Pembaruan Lagi untuk Windows 7

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Windows 7 New Ilustrasi Windows 7. Foto: Getty Images
Jakarta -

Pembaruan terakhir untuk Windows 7 sebenarnya sudah dirilis pada awal Januari 2020 lalu. Namun kini, Microsoft terpaksa kembali membuat pembaruan untuk sistem operasi yang dukungannya sudah dihentikan itu.

Pembaruan yang seharusnya menjadi pembaruan final bagi Windows 7 tersebut ternyata malah menimbulkan masalah untuk Windows 7. Masalah tersebut terkait penggunaan wallpaper yang terjadi pada sejumlah pengguna Windows 7.

"Setelah menginstal KB4534310, wallpaper desktop anda akan menjadi hitam saat pengaturannya dipasang ke Stretch," tulis Microsoft.

Ya, wallpaper yang berubah menjadi hitam ini hanya terjadi saat pengguna memilih opsi Stretch, sementara untuk opsi lain seperti Fit, Fill, Tile, ataupun Center masih berfungsi normal, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Selasa (28/1/2020).

Bagi Microsoft, ini seharusnya menjadi hal yang memalukan. Karena bug ini muncul setelah mereka -- seharusnya -- tak lagi memberikan pembaruan untuk OS jadul tersebut. Terlebih lagi setelah sebelumnya mereka meminta pengguna untuk membayar agar terus mendapat dukungan di OS tersebut.

Seharusnya, tambahan dukungan ini hanya tersedia untuk perusahaan atau organisasi yang sudah membeli Windows 7 Extended Security Updates ESU), yang biasanya adalah USD 25 atau USD 50 per komputer.

Microsoft Terpaksa Rilis Pembaruan Lagi untuk Windows 7



Simak Video " Dihajar Corona, Saham Microsoft Bonyok"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)