Senin, 13 Jan 2020 15:20 WIB

Kisah Xiaomi Hampir Dinamakan Xuande

Fino Yurio Kristo - detikInet
Lei Jun. Foto: REUTERS/Jason Lee
Jakarta - Xiaomi sekarang sudah banyak dikenal dan jadi salah satu vendor smartphone populer. Tapi siapa sangka Xiaomi hampir saja diberi nama lain oleh para pendirinya.

Dikutip detikINET dari Gizmo China, menurut Lei Jun selaku pendiri dan CEO Xiaomi, ia dan para pendiri perusahaan melakukan meeting resmi pertama pada 14 Januari 2010. Topik utama mereka adalah menentukan nama bagi calon vendor ponsel tersebut.

Nama pertama yang mengemuka adalah Red Star, tapi tidak jadi terkait permasalahan hak cipta. Juga ada opsi nama Xuande yang mirip dengan nama tempat pertemuan mereka, akan tetapi dianggap bunyinya tidak pas.


Banyak nama lainnya diusulkan selain itu. Sebut saja Red Storm, Qianqi, Linqi dan lain-lain. Sampai akhirnya mereka sepakat memilih nama Xiaomi.

Xiaomi secara harfiah berarti 'beras kecil'. Selain Xiaomi, nama lain yang sering mengemuka di merek ponselnya adalah Mi. Lei Jun pun menjelaskan arti khusus Mi tersebut.

Pertama adalah kependekan dari Mobile Internet lantaran perusahaan ini akan berkecimpung sebagai perusahaan perangkat mobile yang terhubung internet.

Arti kedua menurutnya adalah Mission Impossible. Itu karena perusahaan akan berupaya menjalankan berbagai misi yang dianggap tidak mungkin, impossible.


Menurut GizCHina.com, Lei Jun mendirikan Xiaomi "bersama 14 orang lainnya dalam sebuah ruangan kecil di Beijing". Ada pula sumber lain yang menyebutkan jumlah orang saat itu delapan orang saja.

Yang pasti, dalam versi manapun, salah satu yang hadir saat itu adalah sosok Lin Bin. Kini, bersama Lei Jun sebagai CEO, Lin Bin merupakan pentolan Xiaomi dengan posisi presiden.

Simak Video "Meluncur saat Pandemi Corona, Redmi 8A Pro Dibanderol Rp 1,5 Jutaan"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)