Masih Diboikot, Huawei Pasang Target Jual Cuma 230 Juta Ponsel

Masih Diboikot, Huawei Pasang Target Jual Cuma 230 Juta Ponsel

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Senin, 23 Des 2019 15:42 WIB
Foto: Alexander Koerner/Getty Images
Jakarta - Pada awal 2019 lalu Huawei memasang target penjualan ponsel sebanyak 270 juta unit, namun melihat performa penjualannya selama 2019 ini, mereka pun menurunkan targetnya menjadi 230 juta unit.

Dilansir Sina Technology News, Senin (23/12/2019), CEO Huawei Richard Yu dalam sebuah rapat internal kalau raksasa asal China itu kini memperkirakan pengapalan ponselnya pada akhir 2019 ini mencapai 230 juta unit.

Huawei sebenarnya sudah mencapai pengapalan 200 juta unit ponsel pada Oktober lalu, dan saat itu mereka bisa menjual sekitar 5 juta unit ponsel setiap minggunya. Mereka berharap angka penjualan ini bisa meningkat menjadi 7 juta perangkat pada musim liburan, namun pengapalannya malah merosot menjadi 3 juta unit setiap minggu.

Menurunnya target mereka sebanyak 50 juta unit ini diperkirakan karena belum berakhirnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China, yang salah satu dampaknya adalah diboikotnya Huawei untuk berbisnis dengan perusahaan asal AS.


Salah satu perusahaan asal AS yang tak bisa berbisnis dengan Huawei adalah Google, yang menyebabkan ponsel anyar Huawei tak bisa mendapat lisensi penggunaan Google Mobile Services, yang membuat hampir semua aplikasi tak bisa berjalan sempurna di ponselnya.

Namun meski estimasi ini menurun jadi 230 juta unit, tahun 2019 bakal tetap menjadi tahun yang baik bagi Huawei dalam hal pengapalan ponsel. Pasalnya pada 2018 lalu mereka mencatatkan penjualan 206 juta unit ponsel, dan 153 juta unit ponsel pada 2017, yang artinya penjualannya masih bertumbuh signifikan.



Masih Diboikot, Huawei Pasang Target Jual Cuma 230 Juta Ponsel


Simak Video "Keunggulan Huawei MateBook D14 dan D15 yang Dibekali Intel 11 Generation"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)