Selasa, 03 Des 2019 16:54 WIB

Huawei Mate 30 Pro Bebas dari Komponen Amerika

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Huawei Mate 30 Pro. Foto: Anggoro Suryo Jati Huawei Mate 30 Pro. Foto: Anggoro Suryo Jati
Jakarta - Sanksi Amerika Serikat terhadap Huawei membuat mereka tak bisa menggunakan komponen buatan perusahaan AS pada produk buatannya.

Hal tersebut sempat menimbulkan pertanyaan, apakah Huawei bisa membuat ponsel tanpa komponen buatan AS. Mereka membuktikan hal tersebut di Mate 30 Pro, yang menurut analisis dari UBS dan Fomalhaut Techno Solutions, sama sekali tak menggunakan komponen buatan AS.

Menurut analisis tersebut, Huawei bisa menemukan penyuplai alternatif untuk tujuh komponen penting di Mate 30 Pro, yang biasanya mereka beli dari perusahaan asal AS, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Selasa (3/12/2019).

Contohnya adalah amplifier audio yang dibeli dari NXP asal Belanda ketimbang Cirrus Logic, lalu menggantungkan chip Bluetooth dan WiFi pada divisi semikonduktornya sendiri yang bernama HiSilicon ketimbang mengambil chip dari Broadcom, serta menggandeng perusahaan seperti Murata dari Jepang dan MediaTek dari Taiwan untuk menyuplai komponen yang sebelumnya dibeli dari perusahaan asal AS.


Dalam pernyataannya, Huawei sebenarnya lebih memilih untuk membeli komponen dari penyuplainya yang berasal dari AS. Namun jika memang hal itu tak mungkin terjadi, tentu mereka bakal mencari alternatif penyuplai komponen lain.

"Kami tak punya pilihan lain kecuali mencari penyuplai komponen alternatif dari luar AS," ujar juru bicara Huawei.

Produk yang bebas dari komponen buatan AS ini tak cuma di ponsel, namun juga pada peralatan jaringan telekomunikasi. Huawei saat ini adalah penyuplai peralatan telekomunikasi terbesar di dunia dengan market share 28%.



Simak Video "Huawei Mate 30 Pro Hadir dengan 4 Kamera Belakang"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)