Rabu, 07 Agu 2019 18:00 WIB

Oppo Senang Bukan Kepalang Ada Aturan IMEI

Adi Fida Rahman - detikInet
Oppo. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Oppo. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
FOKUS BERITA Aturan Validasi IMEI
Jakarta - Pemerintah tengah menggodok aturan pembatasan International Mobile Equipment Identity (IMEI). Kendati belum disahkan, kehadirannya disambut senang bukan kepalang oleh Oppo.

"Sebagai produsen yang tidak banyak ponsel BM-nya sangat senang. Kalau yang banyak BM-nya pasti keberatan. Kalau saya senang-senang saja," ujar Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia, Rabu (7/8/2019).


Dipaparkannya, Oppo selama ini telah mengikuti aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) seperti yang diamanatkan undang-undang dan pemerintah. Tidak hanya membangun pabrik dan membuat line produksi, mereka turut menambah jumlah tenaga kerja dan bekerja sama dengan aplikasi lokal.

"Jadi dengan adanya registrasi IMEI malah kebantu banget. Akhirnya apa yang sudah kami jalankan dengan skema TKDN diberikan perlindungan lewat aturan IMEI," kata Aryo.

Pria berkacamata ini tidak menampik jika Oppo tidak sepenuhnya 100% bebas dari produk BM. Sebab ada 1-2 perangkat yang diimpor secara paralel. Tapi sejauh ini pihaknya tidak menemukan adanya distributor yang memasukan perangkat Oppo dari luar secara besar-besaran.

Oppo Senang Bukan Kepalang Adanya Aturan IMEIPR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET


Menurutnya, adanya aturan IMEI ini tidak lantas akan berimbas pada penurunan penjualan ponsel. Malah orang-orang yang khawatir karena menggunakan ponsel BM akan berganti ke perangkat resmi, dan mereka itu berpeluang menambah market share Oppo ke depan.


"Ada bagusnya juga pemerintah melakukan itu, ada shock terapi ke masyarakat bahwa kalau membeli barang-barang yang legal saja, yang IMEI-nya terdaftar di Indonesia," pungkas Aryo.

Simak Video "Oppo Reno2 Tawarkan Keunggulan Video untuk Konten Kreator "
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fyk)
FOKUS BERITA Aturan Validasi IMEI