Selasa, 16 Jul 2019 21:17 WIB

iPhone di India Keteteran, Strategi Apple Bikin Heran

Fino Yurio Kristo - detikInet
iPhone 6S. Foto: istimewa iPhone 6S. Foto: istimewa
New Delhi - Performa iPhone belakangan makin tak menggembirakan di salah satu pasar smartphone terbesar, India. Biro riset Counterpoint Research mengungkap volume penjualan iPhone di India pada kuartal I 2019 anjlok 42% dibandingkan tahun sebelumnya.

Melihat kenyataan itu, Apple malah melakukan keputusan yang dianggap membingungkan sebagian pihak. Mereka kabarnya menghentikan penjualan beberapa model iPhone harga terjangkau di India, yakni iPhone SE, iPhone 6, 6 Plus serta 6S Plus.

Dikutip detikINET dari Yahoo Finance, kebijakan itu kemungkinan besar akan membuat penjualan iPhone makin merosot, mengingat rakyat India kebanyakan tidak mampu membeli iPhone terbaru yang harganya mahal. Jadi, apa yang ingin dicapai Apple?




Dengan keputusan itu, model termurah Apple di India adalah iPhone 6S. Sumber terkait menyatakan strategi Apple sekarang fokus pada pendapatan dan keuntungan dibandingkan jumlah unit yang terjual.

iPhone 6S akan dijual sekitar USD 430. Sebagai gambaran, harga rata-rata smartphone di Negeri Gangga itu hanyalah USD 161 di kuartal I 2019 menurut data IDC.

"Cupertino (markas Apple-red) tidak ingin Apple India mengejar volume penjualan dengan mengorbankan profit. Model yang tidak dilanjutkan akan meningkatkan harga rata-rata iPhone dan meningkatkan baik revenue maupun laba Apple," kata sumber distributor.

Hal itu selaras dengan keputusan Apple yang beberapa waktu lalu menyatakan tidak akan lagi mengumumkan jumlah unit iPhone terjual secara global. Dan pertumbuhan pendapatan dari bisnis iPhone berasal dari naiknya harga, bukan dari volume unit yang dibeli konsumen.


(fyk/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed