Jumat, 17 Mei 2019 09:11 WIB

Cerita di Balik Kecewanya Apple pada Intel

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Gettyimages - Spencer Platt Foto: Gettyimages - Spencer Platt
Jakarta - Perdamaian antara Apple dan Qualcomm bisa dibilang adalah obat untuk kekecewaan Apple pada Intel. Begini penjelasannya.

Menurut The Information, masalah antara Apple dan Intel ini sudah ada sejak 2017 lalu, meski puncaknya ada pada ketidakmampuan Intel menyuplai modem 5G pada Apple tepat waktu, demikian dikutip detikINET pada 9to5mac, Jumat (17/5/2019).

Menurut seorang sumber yang tak disebut namanya, VP hardware Apple Johnny Srouji pernah mengungkap kekecewaannya pada Intel, tepatnya pada modem 4G yang disuplai oleh Intel pada 2017.


"Ini terjadi pada awal 2017 dan Apple tengah menyiapkan lini iPhone baru untuk dirilis pada tahun setelahnya, namun modem Intel untuk perangkat tersebut, dikenal sebagai 7560, tak bisa berfungsi normal, menurut dua orang yang mengetahui masalah itu," ujarnya.

"iPhone baru ini adalah pertama kalinya iPhone bergantung sepenuhnya pada Intel untuk modem, bukan pada partner lamanya, Qualcomm. Intel sudah memperbaiki modem tersebut empat kali untuk bisa mencapai kualitas yang sama dengan modem Qualcomm. Namun gagal memenuhi deadline dan terus mengalami masalah teknis yang membuat eksekutif Apple gelisah," tambah sumber yang tak disebut namanya itu.

Srouji pun disebutnya menumpahkan kekecewaannya itu pada Venkata Renduchintala, chief engineering officer Intel saat itu, yaitu saat keduanya bertemu di kampus Apple.

"Hal ini tak pernah terjadi pada Apple saat aku menjabat," ketus Srouji pada Renduchintala, seperti yang dikatakan oleh si sumber, yang mengaku ikut hadir pada pertemuan tersebut.

Namun tampaknya kini kekecewaan Apple tersebut sudah terobati setelah mereka berdamai dengan Qualcomm, yang membuat mereka bisa menggunakan modem 5G untuk iPhone yang akan datang. Perdamaian tersebut uniknya diikuti oleh pengumuman Intel yang menyerah dari bisnis modem 5G, yang sebelumnya sempat disebut akan diakuisisi oleh Apple.

Pihak Intel sendiri menolak berkomentar soal kekecewaan Apple ini. Namun mereka mengkonfirmasi kalau bisnis modem 5G-nya itu sempat didekati oleh perusahaan lain yang mengaku tertarik untuk mengakuisisi.

"Kami mempunyai teknologi modem 5G kelas dunia yang hanya sedikit perusahaan memiliki kekayaan intelektual dan kemampuan untuk menggarapnya. Itulah mengapa banyak perusahaan yang mengungkap ketertarikannya untuk mengakuisisi aset modem selular kami," tulis Intel dalam pernyataannya.



Tonton juga video Apple Rilis AirPods Generasi Kedua Secara Diam-diam, Ini Harganya!:

[Gambas:Video 20detik]

(asj/krs)