Rabu, 06 Mar 2019 18:10 WIB

Tissor Indonesia Tawarkan Solusi Macam-macam Kunci Pintar

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Dok. Tissor Foto: Dok. Tissor
Jakarta - Revolusi industri 4.0 yang tengah ramai digaungkan membuat Commeta Grup mencoba memperkenalkan Tissor Indonesia. Apa itu?

Tissor Indonesia adalah salah satu pelopor kunci pintar yang memiliki beragam fitur mulai dari akses kunci fingerprint, PIN password, ID card hingga remote control. Hal ini diharapkan dapat menambah rasa aman bagi para pengguna untuk properti mereka.

"Kami melihat perkembangan industri sekarang sudah mulai ke arah digital salah satunya adalah produksi kunci. Kami ingin memenuhi rasa aman dari setiap masyarakat Indonesia dengan menghadirkan kunci digital," ujar Septianus, Direktur Commeta Grup dalam keterangan yang diterima detikINET.

Selain itu, Eriqa Sutjitro, Sales Manager PT Tissor Indonesia, menyebut konsep dari kunci pintar atau sejenisnya memang masih belum masif berkembang di Indonesia.

Namun hal itu tidak menutup kemungkinan konsep ini akan menjadi trend kunci baru di industri properti khususnya rumah tangga. Dia menilai dengan kunci konvensional sudah seharusnya digantikan dengan konsep kunci pintar layaknya di Eropa atau Amerika.

"Secara trend memang kunci pintar masih belum familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Tapi dengan edukasi betapa mahal dan pentingnya keamanan, kita harus mengajarkan bahwa kunci pintar sangatnya berguna untuk keamanan di rumah atau asset properti lainnya," ujar Eriqa.

"Kami lihat di luar negeri, Eropa luar negeri juga sudah banyak seperti itu. Tapi benar-benar beda segmennya tapi kami akan terus memberikan konten yang tepat agar masyarakat mau beralih dari konvensional kepada kunci pintar dari Tissor Indonesia," tambahnya.

Melihat sulitnya mengubah paradigma dari masyarakat mengenai kunci, Eriqa mengatakan Tissor Indonesia mengincar segmentasi milenial untuk produk kunci pintar-nya. Hal ini, didasarkan karena kaum milenial sangat cepat beradaptasi dengan perubahan gaya hidup (lifestyle) salah satunya adalah kunci.

Untuk itu, penjualan secara digital melalui e-commerce ataupun marketplace menjadi sarana sendiri untuk memasarkan produk-produk kunci dari Tissor Indonesia.

"Kami juga mengincar pasar milenial mulai dari eksekutif muda ataupun para owner muda yang memiliki kebutuhan keamanan tingkat tinggi dengan mobilitas tinggi, karena mereka cepat menerima perubahan yang ada. Jadi kami menggunakan platform e-commerce dan marketplace untuk memasarkan serta menjual produk kunci pintar dari Tissor Indonesia," ungkap Eriqa.

Peluang bisnis lain Commeta Grup
Saat ini, pertumbuhan bisnis konsumsi, bisnis pergudangan (warehouse) pun ikut melesat. Sayangnya, bisa dihitung dengan jari pergudangan representatif yang sesuai dengan kebutuhan industri bahkan rumah tangga.

Dengan mengadopsi konsep seperti sewa kamar, rumah, dan apartemen yang dipopulerkan AirBnB. Commeta Grup melalui Septianus selaku direktur melahirkan platform KABINET yang menawarkan jasa penyewaan gudang.

"Insipirasi kami adalah Airbnb untuk penyimpanan barang.Maka dari itu, terciptalah KABINET sebagai solusinya mirip kontrakan untuk barang," ujar Septianus.

Ide pembuatan dari KABINET berawal dari kebutuhan masyarakat yang sudah memulai usaha tapi bingung untuk penyimpan barang karena mahalnya sewa lahan. Belum lagi, ingin menyimpan barang dengan jangka waktu sebentar masih kurang tersedia.

KABINET memiliki beberapa pilihan sendiri untuk dimensi gudangnya. Mulai dari, sewa gudangnya yang berukuran kecil, yaitu ukuran 1 m x 2 m x 2 m sekitar Rp 510.000 per bulan. Ada juga yang ukuran menengah 2 m x 2 m x 2 m dengan tarif sekitar Rp 999.000 per bulan. Hingga yang berukuran besar 2 m x 4 m x 2 m dengan tarif Rp 1.950.000,-.

Bernadet selaku Sales Manager dari PT Primatama Duta Antaran mengatakan, saat ini kabinet sedang menawarkan promo kepada masyarakat yakni 1 bulan gratis untuk menggunakannya. Barang yang disimpan juga beragam mulai dari barang pribadi, dokumen hingga perlengkapan kantor.

"Saat ini kami sedang mengeluarkan promosi yakni 1 bulan pemakaian gratis di kabinet. Ada tiga alasan mengapa masyarakat menyimpan barang di kabinet adalah aman dan pribadi serta tempat yang dikunci layaknya apartemen/kontrakan barang pribadi anda," katanya. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed