Senin, 25 Feb 2019 10:43 WIB

Bos Apple: Kami Ingin Jadi Perusahaan Merakyat

Fino Yurio Kristo - detikInet
iPhone XS. Foto: Tatyana Makeyeva/Reuters
Jakarta - Produk-produk Apple semacam iPhone atau MacBook dikenal mahal bagi orang kebanyakan. Petinggi Apple pun sadar akan hal itu, termasuk sang Chief Operating Officer, Jeff Williams.

Dalam kunjungan ke Elon University baru-baru ini, Jeff ditanya mahasiswa di sana apakah Apple berencana menurunkan harga gadgetnya. Apalagi harga pembuatan iPhone jauh lebih rendah dari banderolnya di pasar.

"Laporan tentang harga produk kami sudah menjadi perhatian sejak lama, termasuk di saat-saat awal. Analis tidak terlalu memahami soal biaya dari apa yang kami lakukan dan berapa banyak perhatian kami dalam membuat produk," tandas Jeff.



Banyak riset yang harus dilakukan dan menghabiskan ongkos tidak sedikit. Misalnya saat membuat Apple Watch, Apple melibatkan sampai 10 ribu partisipan untuk mempelajari soal kalori.

Jeff mengakui dia memahami bahwa harga gadget Apple belakangan makin tinggi, sebut saja iPhone XS atau XS Max yang dijual lebih dari USD 1.000. Ia pun mengungkapkan keinginan agar Apple lebih merakyat.

"Soal harga itu adalah sesuatu yang sangat kami sadar. Kami tak ingin jadi perusahaan elit. Kami ingin menjadi perusahaan egaliter dan kami punya banyak pekerjaan di pasar-pasar yang sedang berkembang," pungkas Jeff yang dikutip detikINET dari Apple Insider.

Mahalnya harga iPhone membuat penjualannya turun, misalnya di China yang di kuartal IV 2018 anjlok 20% menurut riset IDC. Vendor lokal di sana yang menawarkan smartphone murah dan fitur canggih membuat iPhone kian keteteran.



Tonton juga video Apple Diam-diam Obral iPhone SE Lagi:

[Gambas:Video 20detik]


Bos Apple: Kami Ingin Jadi Perusahaan Merakyat
(fyk/agt)