Senin, 09 Apr 2018 21:59 WIB

Nokia: Kualitas Ponsel Kami Jauh di Atas Xiaomi

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: HMD Global Foto: HMD Global
Jakarta - Saat ditanya spek dengan harga jualnya, HMD Indonesia mengakui ponsel Xiaomi lebih menggoda. Tapi ketika bicara kualitas produk, ponsel Nokia diklaim jauh lebih unggul.

Dijelaskan Head of Marketing HMD Indonesia Miranda Warokka ada tiga prinsip yang pihaknya aplikasikan ke ponsel Nokia, yakni integritas, kualitas dan keamanan. Sayangnya hal tersebut tidak semuanya terlihat langsung oleh pelanggan.

"Tipikal produk dari brand Eropa, keunggulannya tidak terlihat langsung, harus dipegang dulu dan dirasakan lebih dalam baru akan menyadari kelebihannya," kata Miranda saat ditemui di Jakarta, Senin (9/4/2018).

Dijelaskan lebih lanjut, sejumlah ponsel Nokia dibuat dengan blok aluminium yang kemudian dibentuk menjadi cangkang ponsel. Hal ini berbeda dengan ponsel lain yang memakai plat aluminium.

"Dengan blok aluminium, desain unibodi sangat kokoh dan solid. Karena itu ketika digenggam terasa lebih berat," terang Miranda.

"Jadi secara build quality ponsel Nokia tidak bisa dibandingkan dengan Xiaomi. Memang lebih mahal, tapi apa yang didapatkan (kualitas produknya) jauh lebih baik," tandasnya.

Beda Blok dan Plat
Di temui ditempat yang sama, pengamat gadget Lucky Sebastian mengatakan secara tampilan, memang sulit membedakan bodi yang memakai blok atau plat aluminium. Tapi begitu dibongkar barulah terlihat perbedaan masing-masing.

"Saat dibongkar, kalau komponen menempel di bodi belakang biasanya terbuat dari blok aluminium. Jika di depan, menggunakan plat metal," jelas Lucky.

Saat tes membengkokkan bodi, umumnya ponsel yang memakai blok aluminium biasanya tetap bertahan. Beda cerita dengan menggunakan plat metal, kerap mudah dibengkokkan.

Dalam kesempatan ini Lucky sempat memuji cara HMD menyusun komponen di dalam ponsel Nokia 8. Sebagai orang yang pernah berkecimpung di dunia desain, susunan komponen di ponsel tersebut dinilainya sangat rapi.

Berbeda dengan sejumlah ponsel flagship lain. Dia menilai kerap berantakan dalam penyusunan komponen dan kabel-kabel.

"Kalau rapi, menghindari kerusakan saat dibongkar oleh teknisi," kata Lucky.

Lucky pun memberi nilai plus pada keberadaan material plastik di bagian atas dan bawah ponsel Nokia 8. Dia beranggapan adanya material platik ini dapat mengurangi bengkok saat ponsel terjatuh.

"Material plastik ini sebenarnya untuk memangkap sinyal. Tapi bisa mencegah sudut ponsel penyok karena terjatuh. Sebab material plastik lebih tahan terkena benturan ketimbang metal," pungkas Lucky. (jsn/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed