Microsoft akan Tambahkan Kotak Hitam di Windows
- detikInet
Jakarta -
Microsoft akan menambahkan fitur perekaman pada versi Windows berikutnya. Perangkat ini setara dengan alat perekam (black box atau kotak hitam) pada pesawat, untuk mencegah kehilangan data akibat kerusakan komputer.Fitur serupa sebenarnya sudah tersedia pada Windows, tapi kali ini dilengkapi dengan informasi yang lebih detil. Contohnya seperti program apa saja yang sedang dijalankan pada saat error terjadi, dan bahkan isi dari dokumen yang sedang dibuat. Petinggi persuhaan juga bisa menentukan apakah manajer teknologinya bisa menerima laporan semacam data-data saat komputer pegawainya mengalami kerusakan."Anggap saja seperti perekam data penerbangan, jadi apabila terjadi masalah, 'kotak hitam' tersebut bisa membantu kita mendiagnosa apa saja yang terjadi," kata Bill Gates, Chairman Microsoft, seperti dilansir Cnet News.com yang dikutip detikinet, Jumat (6/5/2005).Untuk konsumen, pilihan untuk mengirimkan data atau informasi yang ingin dishare, bisa ditentukan sendiri. Greg Sullivan, Product Manager Microsoft mengatakan, meskipun detilnya sedang dirampungkan, pengguna akan ditunjukkan pada pesan yang berindikasikan informasi yang akan dikirim. Pengguna juga diberi pilihan untuk melakukan konfigurasi, seperti memindahkan isi e-mail yang mereka tulis ketika komputer bermasalah. Laporannya juga akan bersifat anonim. "Tujuan kami ialah kendali di tangan pengguna," kata Sullivan.Manager TI perusahaan biasanya berhak menerapkan kebijakan. Apabila mereka menginginkan informasi penuh, mereka bisa mengkonfigurasi sistem tersebut sendiri. Contohnya, mereka bisa mengetahui siapa saja pengguna yang menjalankan Internet Explorer, iapa saja yang menonton video dari espn.com, atau siapa saja yang menggunakan Instant Messenger bahkan apa yang mereka bicarakan.Beragam TanggapanKehadiran fitur ini dinilai beragam oleh berbagai pihak. Tidak semuanya menganggap fitur ini sangat membantu, malah diperkirakan akan banyak yang merasa terganggu karenanya. Seperti yang disampaikan salah seorang analis industri, Richard Doherty yang meragukan Microsoft akan mendapat tanggapan positif dari pengguna fitur 'kotak hitam' tersebut."Bahkan pilot pesawat pun menghindari kotak perekam dialog itu pada rutinitasnya. 'Kotak hitam' versi Microsoft harus diuji coba dulu," kata Doherty.Tetapi Sullivan mengatakan, berkat wujud Windows saat ini, perusahaan bisa secara bijak mengontrol data rusak yang mereka terima dan apa saja informasi yang akan dikirim ke Microsoft. Dengan fitur baru 'kotak hitam', perusahaan akan memiliki 'manajemen yang lebih detil dalam infrastruktur laporan'.Sullivan juga mengatakan, kalangan pebisnis sudah bisa menginstal piranti 'kotak hitam' tersebut untuk memonitor penggunaan komputer pegawainya dan lain sebagainya.Dengan informasi yang didapatkan, secara teori, Microsoft bisa mengidentifikasi masalah saat pertama kali muncul dan segera mengeluarkan patch, jadi tak ada seorang pun yang mencampuri masalah tersebut. Microsoft juga berbagi data dengan pengembang Windows yang lain untuk memperbaiki kinerja produknya.
(wicak/)