Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tidak Hanya untuk Mobilitas
Laptop Makin Banyak Dipakai di Rumah
Tidak Hanya untuk Mobilitas

Laptop Makin Banyak Dipakai di Rumah


- detikInet

Jakarta - Secara perlahan pamor komputer desktop kian pudar, sementara komputer laptop makin populer. Hasil survei menyebutkan, laptop makin banyak digunakan bagi mereka yang berkantor di rumah. Merle Sander, Analis Senior perusahaan riset IDC mengatakan, rumah yang juga berfungsi sebagai kantor ternyata menyimpan lebih banyak perangkat berteknologi canggih, dibanding rumah lain pada umumnya. Biasanya 'rumah canggih' cenderung tidak ingin ketinggalan teknologi terbaru, sehingga selalu melakukan upgrade komputer-komputer lama atau bahkan menambah piranti baru. Komputer portable berharga mahal pun tak jarang ditemui pada rumah seperti ini.Riset IDC dilakukan pada 33,1 juta rumah di Amerika Serikat yang juga berfungsi sebagai kantor. Hal ini dilakukan untuk melihat tren masa depan di sektor komunikasi mobile. Ada dua kategori besar jenis pekerja yang memanfaatkan rumah sekaligus sebagai kantornya. Yaitu pekerja kantoran yang masih juga menghabiskan waktunya di rumah untuk bekerja dan wirausahawan yang memang menggunakan rumahnya sebagai kantor untuk menjalankan bisnisnya. Menurut hasil survei IDC, kebanyakan pekerja rumahan -- sekitar 56 persen -- memilih laptop berkarakter ringan dan tipis. Laptop yang dipilih biasanya yang dilengkapi dengan layar 15 inchi, CD read-write dan mungkin sebuah pemutar DVD. Sementara itu peringkat dua ditempati oleh sekelompok orang yang lebih suka laptop berfasilitas lengkap. Sebanyak 33 persen pekerja rumah, memilih laptop yang berfitur multimedia dan dilengkapi layar lebar. Terakhir, adalah orang-orang yang senang dengan laptop sejati. Artinya benar-benar portable. Kadang kala terlihat dari perlengkapan drive keping optiknya sebagai salah satu cara menghemat ruang dan membuat harga tetap murah. Tidak hanya itu, pekerja rumah ternyata lebih tertarik dengan prosesor yang lebih cepat serta fanatik pada merek laptopnya. Walau sebetulnya pembeli juga tetap mempertimbangkan kapasitas drive dan memori yang lebih besar. Demikian seperti dilansir CNET News dan dikutip detikinet Senin (20/6/2005).Ditemukan juga dari hasil survei, sejumlah responden tidak terlalu tertarik dengan merek lain selain Dell. Sebanyak 20 persen tidak yakin akan beli laptop dari perusahaan mana. Meski begitu, penjualan notebook kini mencapai angka 45 persen dari seluruh PC yang terjual di Amerika Serikat, kata IDC.Fakta lain yang menguatkan, bulan Mei lalu penjualan laptop disinyalir melebihi desktop untuk pertama kalinya selama periode sebulan itu. Pernyataan ini dikeluarkan oleh perusahaan riset, Current Analysis. Perusahaan ini menghitung, 53,3 persen dari total PC yang terjual di pasaran Mei kemarin adalah dari sektor laptop. (donnybu/)





Hide Ads