Kamis, 07 Des 2017 16:32 WIB

Laporan dari Hawaii

Ada Kecerdasan Buatan di Snapdragon 845, Bisa Apa Saja?

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: detikINET/Adi Fida Rahman Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Hawaii - Qualcomm baru saja merilis Snapdragon 845 yang memiliki kecerdasan buatan atau AI. Nah kemampuan apa saja yang dimiliki chipset baru ini dengan adanya fitur tersebut?

Gary Brotman, Director Product Management Qualcomm menjelaskan smartphone menjadi perangkat AI yang paling umum. Diyakininya dalam beberapa tahun ke depan, teknologi ini akan terus berkembang dan membuka kesempatan yang besar di semua aspek.

"Total pendapatan yang akan diraih dari AI mencapai USD 160 miliar pada 2025," ungkap Bratman saat berbicara di acara Qualcomm Snapdragon Tech Summit 2017 di Maui, Hawaii, AS, Rabu (6/12/2017).

Kondisi ini memicu Qualcomm mengalokasikan dana riset yang cukup besar demi pengembangan AI. Hasilnya sudah bisa dilihat, salah satunya pada chipset barunya, Snapdragon 845.

Kecerdasan Buatan di Snapdragon 845 Bisa Apa?Foto: detikINET/Adi Fida Rahman


"Ini menjadi platform AI generasi ketiga yang kami kembangkan. Punya performa 3 kali dari sebelumnya," ungkap Bratman.

Disebutkannya, AI di Snapdragon 845 akan difokuskan pada optimisasi core. Artinya, prosesor akan memerintahkan core dengan tugas berbeda berdasarkan jenis daya yang dibutuhkan.

Para developer pun dimungkinkan memilih core mana yang mau mereka gunakan saat aplikasinya dijalankan.

Bratman menambahkan, jika AI di Snapdragon 845 akan digunakan untuk kebutuhunan fotografi di smartphone. Nantinya, hanya dengan memiliki satu kamera, ponsel dapat menghasilkan foto bokeh.

Teknologi kecerdasan buatan ini digunakan pula dalam pemindaian wajah. Produsen chip yang bermarkas di San Diego, AS itu mengklaim kemampuan fitur face lock akan lebih akurat untuk membuka ponsel.

Lebih lanjut Bratman mengatakan AI di Snapdragon 845 akan meningkatkan kemampuan asisten digital. Selain lebih cepat, akurasi pengenalan suara diklaim sangat baik. Interaksi suara pun dijanjikan lebih alami.

Semua kemampuan yang dibawa AI Snapdragon 845 ditengarai hemat konsumsi baterai. Dengan demikian, pengguna dapat berinteraksi dengan perangkatnya jauh lebih lama.

"Pengalaman pengguna akan lebih imersif," kata Bratman.

Snapdragon 845 baru akan dibenamkan di jajaran ponsel flagship tahun depan. Namun begitu, chipset ini sudah mendukung framework AI pihak ketiga, di antaranya adalah TensorFlow dari Google dan Caffe/Caffe2. (rns/rou)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed