BERITA TERBARU
Senin, 25 Sep 2017 12:15 WIB

Penyelundupan 26 Unit iPhone 8 Berujung Penjara

Fino Yurio Kristo - detikInet
iPhone 8 Plus. Foto: Dok. techradar iPhone 8 Plus. Foto: Dok. techradar
Bangkok - Ada beberapa pihak yang mengambil untung dari penjualan iPhone 8. Yaitu membeli banyak di negara yang sudah memasarkannya dan menjualnya kembali di negara yang belum kebagian. Tindakan ilegal itu berujung penjara bagi pria ini.

Dikutip detikINET dari Bangkok Post, seorang pria berkewarganegaraan Australia bernama Ho Wun Howard Lee berusia 38 tahun ditangkap petugas di bandara Suvarnabhumi, Thailand.

Ia kedapatan membawa 26 unit iPhone 8 di bagasinya senilai kurang lebih Rp 400 juta. Didakwa mau melakukan penyelundupan dan menjualnya dengan harga mahal, Lee pun ditangkap.
Foto: Dok. techradar

Ketika diinterogasi, Lee berkilah bahwa dia tidak tahu ponsel yang dibawanya harus diinformasikan pada pihak bandara. Dan dia juga membantah akan menjualnya ke Thailand melainkan ke temannya di Singapura.

Australia sendiri menjadi negara pertama yang menjual iPhone 8 berdasarkan zona waktu. Selain Australia, negara pertama lain yang telah menjual generasi baru iPhone itu antara lain Inggris, China, Jepang, Uni Emirat Arab dan Australia.

Di negeri Kanguru, antrean iPhone 8 jauh lebih kecil dari sebelumnya karena banyak yang lebih menantikan iPhone X. Namun sepertinya permintaan masih cukup banyak, termasuk versi BM di negara seperti Thailand. (fyk/asj)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Gagal Registrasi SIM Card? Ini Penyebabnya

    Gagal Registrasi SIM Card? Ini Penyebabnya

    Sabtu, 21 Okt 2017 16:41 WIB
    Meski baru diwajibkan 31 Oktober, tak sedikit masyarakat yang sudah melakukan registrasi SIM card. Beberapa ada yang gagal, hal berikut bisa jadi penyebabnya.
  • Fotostop: Batik Warisan Dunia Kuis

    Fotostop: Batik Warisan Dunia

    Sabtu, 21 Okt 2017 12:25 WIB
    Tanggal 2 Oktober merupakan Hari Batik, merayakan momen tersebut detikINET kembali mengadakan lomba Fotostop dengan mengambil tema 'Batik Warisan Dunia'.